22 Desa di Pangandaran Berisiko Tinggi Tsunami, BPBD Perkuat Sistem Peringatan Dini
Tercatat sedikitnya 22 desa di enam kecamatan di Pangandaran masuk dalam kategori berisiko tinggi terhadap bencana gempa bumi dan tsunami.
Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Di balik keindahan pantai yang eksotis, Kabupaten Pangandaran menyimpan potensi ancaman bencana alam yang patut diwaspadai.
Berdasarkan pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, tercatat sedikitnya 22 desa di enam kecamatan masuk dalam kategori berisiko tinggi terhadap bencana gempa bumi dan tsunami.
Desa-desa tersebut tersebar di Kecamatan Kalipucang, Pangandaran, Sidamulih, Parigi, Cijulang, hingga Cimerak.
Baca juga: BREAKING NEWS Gempa Besar 7,6 Magnitudo terjadi di Sulut, Peringatan Dini Tsunami Dikeluarkan BMKG
Kepala Pelaksana BPBD Pangandaran, Untung Saeful Rokhman, mengatakan, sebagian wilayah pesisir di kabupaten ini memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap tsunami. Sehingga, upaya mitigasi menjadi prioritas utama.
"Beberapa desa di wilayah Kabupaten Pangandaran memang memiliki potensi rawan tsunami. Karena itu, kami terus memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat," ujar Untung kepada sejumlah wartawan di Grand Pangandaran tidak lama ini.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD sudah mengoperasikan sistem peringatan dini tsunami (Early Warning System/EWS) di lima titik strategis, termasuk di Kantor Telkom, kantor kecamatan, dan Bojongsalawe.
Untuk memastikan alat tersebut berfungsi optimal, BPBD rutin melakukan uji coba EWS setiap tanggal 26 setiap bulannya dengan membunyikan sirene peringatan sebagai simulasi peringatan dini.
Meski demikian, beberapa kawasan wisata populer seperti Batukaras, Legokjawa, dan Madasari diketahui belum dilengkapi dengan sistem EWS.
"Wilayah-wilayah itu menjadi perhatian khusus kami. Pengadaan EWS di lokasi itu menjadi PR BPBD agar seluruh kawasan rawan tsunami memiliki sistem peringatan dini," ucap Untung.
Selain BPBD, pihak kepolisian pun turut aktif dalam mempersiapkan langkah-langkah menghadapi potensi bencana.
Baca juga: Hari Ini 8 Tahun Lalu Gempa Besar, Tsunami dan Likuefaksi Landa Palu, Salah 1 Gempa Paling Mematikan
"Ya, termasuk melakukan pelatihan dan koordinasi dengan masyarakat di daerah pesisir," ujarnya. *
| Pantai Timur Pangandaran 'Dihiasi' Sampah Kiriman, dari Batang Kayu sampai Tumpukan Sampah Plastik |
|
|---|
| BREAKING NEWS Pangandaran Diguncang Gempa Bumi 4 Magnitudo, Ini Suasana Terkini di Pantai Timur |
|
|---|
| Tiga Warga Temukan Mayat di Sungai Green Canyon Pangandaran, Sempat Dikira Boneka |
|
|---|
| BREAKING NEWS Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Barat Daya Bandung Malam Ini, Terasa hingga Tasikmalaya |
|
|---|
| Harga Kelapa Tua Terjun Bebas di Pangandaran, Kini Hanya Rp 1.500 per Buah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Suasana-di-Pantai-Pangandaran-belum-lama-ini-Pemerintah.jpg)