Ungkap Sumber Duit Rp 250 Juta, Pejabat RSUD Cibabat jadi Saksi Kasus Suap Ajay Mantan Walkot Cimahi

Pejabat RSUD Cibabat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara suap mantan wali Kota Cimahi, Ajay Priatna terhadap eks penyidik KPK, Robin Pattuju

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/NAZMI ABDURRAHMAN
Pejabat RSUD Cibabat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara suap mantan wali Kota Cimahi, Ajay Priatna terhadap eks penyidik KPK, Robin Pattuju di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Rabu (25/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pejabat RSUD Cibabat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara suap mantan wali Kota Cimahi, Ajay Priatna terhadap eks penyidik KPK, Robin Pattuju di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Rabu (25/1/2023).

Pejabat RSUD Cibabat yang hadir sebagai saksi itu yakni Plt Dirut RSUD Cibabat dr Reri Marlina, Wakil Dirut Keuangan RSUD Cibabat, Edy Sofyan dan Kabag Keuangan RSUD Cibabat, Arman Haryadi.

Selain itu, jaksa penuntut umum (JPU) KPK juga menghadirkan dua ASN dari Pemkot Cimahi yakni mantan Kasatpol PP Adet Chandra yang kini menjabat sebagai Kepala Bapelitbang dan Indra Zaeni staf Adet Chandra.

Dalam persidangan ini terungkap jika pejabat RSUD Cibabat turut memberikan sejumlah uang untuk diserahkan kepada Sekda Kota Cimahi.

Reri Marlina mengaku diminta untuk urunan memberikan uang Rp 15 kepada Sekda Cimahi yang kala itu dijabat Dikdik Suratno Nugrahawan.

Baca juga: Jadi Saksi Sidang Suap Ajay, Lima ASN Cimahi Sebut Pernah Diminta Sejumlah Uang Sebesar Ini

"Saya diminta Edy Sofyan Wakil Dirut keuangan terkait berikan iuran Rp 15 juta," ujar Reri dalam persidangan.

Uang tersebut, kata dia, berasal dari kantong pribadi hasil urunan dengan Edy Sofyan. Ia mengaku tak mempertanyakan uang tersebut digunakan untuk apa.

"Kami diskusi untuk sama-sama iuran, patungan. Saya Rp 7,5 juta, Edy Sofyan Rp 7,5 juta. Kami sepakat, segala sesuatu harus bersama. Pada saat itu beliau minta untuk ditalangi, jadi Rp 15 juta seluruhnya," katanya.

Uang Rp 15 juta itu, diserahkan oleh Edy Sofyan kepada Sekda.

"Jumat, 16 Oktober 2020, diberikan kepada Pak Edy seluruhnya dalam amplop cokelat, saya serahkan di rumah sakit Cibabat. Kemudian Pak Edy antarkan ke Pak Sekda, sendiri. Namun tidak bertemu dan dititipkan kepada Bu Dini staf BPKAD," ucapnya.

Sementara itu, Edy Sofyan mengatakan, setelah memberikan uang Rp. 15 juta, pihaknya kembali diminta uang tambahan sebesar Rp. 5 juta.

Uang tambahan itu, didapatkan dari Kabag Keuangan RSUD Cibabat Arman Haryadi.

Baca juga: Mantan Wali Kota Cimahi Tolak Dakwaan JPU, Kuasa Hukum Sebut Ajay Korban Pemerasan

Para pejabat RSUD itu mengaku jika uang yang dikumpulkan dan diberikan kepada Sekda Cimahi adalah bentuk loyalitas dari bawahan kepada pimpinan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved