TOPIK
Pendidikan Militer Siswa di Jabar
-
Program pendidikan ala militer di Purwakarta memang menuai sorotan setelah beberapa pelajar menjalani masa pembinaan khusus di barak militer
-
Di bawah terik matahari, barisan pelajar berseragam loreng berdiri tegak mengikuti upacara penutupan yang digelar secara militer.
-
Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono mengatakan, program yang diinisiasi oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi itu masih menyisakan sejumlah masalah.
-
Banyak orangtua siswa lainnya di Cianjur yang menginginkan anak-anaknya untuk mengikuti program tersebut.
-
Kanwil Kementerian HAM Jabar pada Sabtu (10/5/2025) memantau langsung program pendidikan karakter dan disiplin bagi pelajar di Jabar
-
Tes kesehatan ini meliputi tes jasmani, rohani, hingga tes kejiwaan untuk memastikan kondisi para pelajar dalam keadaan sehat
-
Para siswa tersebut bakal mengikuti pendidikan di barak TNI selama beberapa waktu tertentu untuk membentuk karakternya menjadi lebih baik dan disiplin
-
Disdik Jabar melibatkan prajurit TNI untuk menjadi guru dalam program pendidikan militer bagi siswa bermasalah.
-
Mereka berangkat ke barak militer Rindam III/Siliwangi, Kota Bandung dengan bus yang sudah disediakan Pemkab Purwakarta.
-
Ia juga mendorong agar program serupa bisa diadopsi oleh pemerintah daerah lainnya.
-
Siswa yang terindikasi melakukan kenakalan remaja akan langsung didata, lalu dijemput ke sekolah, dan berkoordinasi dengan orang tuanya.
-
Pengiriman puluhan pelajar bermasalah ke Markas TNI ini untuk mengikuti program pendidikan karakter yang diprakarsai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
-
Mereka mengikuti pengarahan penguatan bela negara di aula resimen, dengan materi yang menyentuh isu-isu moralitas dan cinta Tanah Air.
-
Dedi Mulyadi mengatakan, program pendidikan ini bukan soal militerisasi. Namun, kata dia, ini tentang membangun karakter.