Kamis, 9 April 2026

Pria Tewas usai COD di Sumedang

Update COD Maut Sumedang: Polisi Tegaskan Adit Beraksi Tunggal, Gadai Mobil Demi Beli Senjata

Pelaku diketahui berinisial A alias Adit Aryasyaputra, warga Dusun Sukasari RT 05/03, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
Istimewa/Humas Polres Sumedang
PRIA TEWAS - Warga Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (22/2/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku Tunggal: Kapolres Sumedang memastikan tersangka A alias Adit beraksi sendirian.
  • Persiapan Rapi: Adit menggadaikan mobil putih pribadinya untuk membeli airsoft gun, lalu menyewa mobil lain guna menjebak korban dengan modus COD handphone.
  • Motif Ganda: Selain ingin menguasai 4 unit iPhone milik korban, pelaku dendam karena ucapan korban yang menyinggung kehamilan istri pelaku.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kasus pembunuhan Juanda (23), korban transaksi palsu COD handphone yang ditemukan tewas di Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, dipastikan dilakukan dan direncanakan seorang diri oleh tersangka A alias Adit Aryasyaputra.

Pelaku diketahui berinisial A alias Adit Aryasyaputra, warga Dusun Sukasari RT 05/03, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan. 

Polisi menegaskan tidak ada keterlibatan pihak lain dalam aksi keji tersebut. 

Seperti diberitakan sebelumnya, korban merupakan warga Dusun Dangdeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan. Ia tewas setelah diajak bertemu oleh pelaku dengan dalih transaksi jual beli handphone.

Motif pembunuhan dilatarbelakangi dendam pribadi terkait ucapan korban yang menyinggung kehamilan istri pelaku, serta keinginan menguasai barang berharga milik korban.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika menegaskan bahwa seluruh rangkaian kejahatan disusun oleh tersangka tanpa bantuan siapa pun.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polisi Ringkus Pembunuh Pria COD Ponsel di Sumedang

“Tersangka melakukan perencanaan pembunuhan seorang diri, sehingga semua rencana awal sampai akhir hasil sendiri, dan tersangka membunuh,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Sumedang, Senin (23/2/2026). 

Menurut Kapolres, dari hasil penyelidikan tidak ditemukan indikasi adanya komplotan atau pihak lain yang turut membantu.

“(Hubungan pelaku dan korban) kurang lebih, merupakan teman ya. Tidak ada indikasi yang bersangkutan (pelaku) kompolotan,” katanya.

MOTIF PELAKU - Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menggelar konferensi pers di Mapolres Sumedang, Senin (23/2/2026). Kapolres meungkapkan motif pelaku hingga nekat habisi rekan sendiri. 
MOTIF PELAKU - Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menggelar konferensi pers di Mapolres Sumedang, Senin (23/2/2026). Kapolres meungkapkan motif pelaku hingga nekat habisi rekan sendiri.  (Tribun Jabar/Kiki Andriana)

Polisi mengungkap, tersangka bahkan telah menyiapkan seluruh kebutuhan untuk melancarkan aksinya.

Ia menggadaikan mobil pribadinya yang berwarna putih, kemudian membeli airsoft gun sebagai alat untuk menyerang korban.

Setelah itu, tersangka menyewa mobil lain yang digunakan untuk menjemput dan membawa korban ke lokasi kejadian.

Dalam perjalanannya ke Girimukti, pelaku juga sempat mengambil pisau yang kemudian digunakan dalam aksi penusukan di dalam mobil. 

Korban ditembak menggunakan airsoft gun dan ditusuk hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Setelah melakukan pembunuhan, pelaku membawa kabur barang milik korban berupa empat unit iPhone. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved