Minggu, 24 Mei 2026

Pria Tewas usai COD di Sumedang

Belajar dari Kasus COD Maut Sumedang, Kapolres Ingatkan Warga untuk Hati-hati: Ini Tips Aman COD

Pasca kasus pembunuhan Juanda (23) bermodus COD handphone di Girimukti, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika minta warga tak lengah.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
Istimewa/Humas Polres Sumedang
OLAH TKP Polisi olah TKP meninggalnya seorang pria 23 tahun di Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Minggu (22/2/2026) pagi. 
Ringkasan Berita:
  • Waspada Transaksi COD: Kapolres mengimbau warga ekstra hati-hati saat jual beli cash on delivery.
  • Pilih Lokasi Aman: Masyarakat diminta tidak lengah dan wajib mempertimbangkan keamanan lokasi pertemuan; hindari tempat sepi.
  • Evaluasi Niat Baik: Kapolres mengingatkan transaksi baik bisa berubah menjadi tindak kriminal jika kewaspadaan berkurang.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kasus pembunuhan terhadap seorang pria saat transaksi palsu COD handphone di Sumedang menjadi perhatian serius aparat kepolisian. 

Peristiwa yang menewaskan Juanda (23) di kawasan Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, itu kini telah diungkap dengan pelaku yang sudah ditangkap.

Juanda ditemukan tewas di Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Minggu (22/2/2026) pagi.

Kini polisi mengingatkan masyarakat agar waspada dalam bertransaksi.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, khususnya saat melakukan transaksi jual beli secara cash on delivery (COD).

Ia meminta masyarakat tidak lengah dan selalu mempertimbangkan faktor keamanan lokasi pertemuan.

Baca juga: Kronologi Sadis Adit Rancang COD Maut Sumedang: Gadai Mobil Demi Senjata, Sendirian Eksekusi Juanda

Imbauan tersebut disampaikan menyusul terungkapnya kasus pembunuhan yang bermula dari janji transaksi handphone.

Dalam kasus itu, korban diajak bertemu di lokasi yang relatif sepi sebelum akhirnya menjadi korban kekerasan.

Kapolres menegaskan, masyarakat Sumedang harus terus meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban kejahatan.

MOTIF PELAKU - Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menggelar konferensi pers di Mapolres Sumedang, Senin (23/2/2026). Kapolres meungkapkan motif pelaku hingga nekat habisi rekan sendiri. 
MOTIF PELAKU - Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menggelar konferensi pers di Mapolres Sumedang, Senin (23/2/2026). Kapolres meungkapkan motif pelaku hingga nekat habisi rekan sendiri.  (Tribun Jabar/Kiki Andriana)

“Imbauan kepada masyarakat Sumedang, agar terus waspada, hati-hati, jangan sampai kewaspadaan berkurang, sehingga sesuatu yang tampaknya baik, menjadi kejahatan yang merugikan,” ujarnya di Mapolres Sumedang, Senin (23/2/2026). 

Selain kewaspadaan dalam transaksi, Kapolres juga mengingatkan agar setiap persoalan pribadi tidak diselesaikan dengan cara kekerasan.

“Terlepas apapun motivasinya, tersinggung atau sakit hati, silakan selesaikan secara baik-baik supaya tidak berkepanjangan, untuk membunuh atau mencelakai seseorang,” katanya.

Berikut ini tips aman COD

  • Pilih lokasi ramai atau dekat kantor polisi.
  • Bawa teman saat bertransaksi.
  • Lakukan transaksi di siang hari (hindari malam hari).

(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved