Kamis, 11 Juni 2026

Dua Rumah Tertimbun Longsor di Ciranggon  Sumedang Selatan, Tiga Selamat Satu Orang Masih Hilang

Longsor kembali terjadi di wilayah Sumedang Selatan, Rabu (8/4/2026) petang. Dua rumah warga tertimbun longsor

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Kemal Setia Permana
Istimewa
TERTIMBUN - Bencana longsor terjadi di wilayah Sumedang Selatan, Rabu (8/4/2026) petang. Dua rumah warga di Dusun Ciranggon, Desa Mekarrahayu tertimbun material longsor, mengakibatkan satu orang dilaporkan hilang. 
Ringkasan Berita:
  • Longsor terjadi di wilayah Sumedang Selatan, Rabu (8/4/2026) petang. Dua rumah warga di Desa Mekarrahayu tertimbun material longsor, mengakibatkan satu orang dilaporkan hilang
  • Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut
  • Dalam kejadian tersebut, tiga orang berhasil selamat. Namun, satu orang yang merupakan kepala keluarga masih dalam pencarian setelah diduga tertimbun material longsor di area rumahnya

Laporan : Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Sumedang Selatan, Rabu (8/4/2026) petang. Dua rumah warga di Desa Mekarrahayu tertimbun material longsor, mengakibatkan satu orang dilaporkan hilang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Ada dua rumah yang tertimbun longsor tebing, dengan ketinggian sekitar 20 hingga 30 meter,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, tiga orang berhasil selamat. Namun, satu orang yang merupakan kepala keluarga masih dalam pencarian setelah diduga tertimbun material longsor di area rumahnya.

“Yang satu masih hilang, tertimbun di sekitar rumah,” katanya.

Baca juga: Beras Melimpah Ruah Tapi Dijual di Atas HET, AEPI Nilai Janggal: Ada Persoalan Tata Niaga

Selain dua rumah yang tertimbun, terdapat dua rumah lainnya yang berada dalam kondisi terancam atas potensi longsor susulan.

Bambang menjelaskan, proses evakuasi sempat dilakukan secara manual oleh petugas dan warga setempat. Namun, upaya tersebut untuk sementara dihentikan karena kondisi di lokasi dinilai berbahaya.

“Evakuasi kami hentikan dulu, kami menunggu Basarnas. Warga juga kami tahan karena ada potensi longsor susulan, terlihat ada aliran air dari atas tebing,” katanya. 

Ia menambahkan, lokasi kejadian yang berada jauh dari akses jalan turut menyulitkan proses evakuasi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved