Kamis, 4 Juni 2026

Longsor di Cadas Pangeran

 Cegah Longsor Berulang, BPBD  Sumedang Berharap Pemerintah Pusat Bangun TPT di Cadas Pangeran

Pemerintah Kabupaten Sumedang menyiapkan langkah jangka panjang untuk mencegah longsor berulang di kawasan Cadas Pangeran.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Kiki Andriana
TPT - Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto, memberikan keterangan di Desa Mekar Rahayu, Sumedang Selatan, Kamis (9/4/2026). BPBD Sumedang meminta pemerintah pusat bangun tanggul penahan tebing atau TPT di Cadas Pangeran. 

Laporan : Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang menyiapkan langkah jangka panjang untuk mencegah longsor berulang di kawasan Cadas Pangeran.

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan pihaknya telah berkolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, Perhutani, dan Dinas PUPR.

“Upaya yang dilakukan di antaranya memangkas pohon yang rawan tumbang dan lapuk,” ujarnya, Kamis (9/4/2026). 

Selain itu, perbaikan dan pemeliharaan saluran drainase juga menjadi fokus untuk memastikan aliran air tidak memicu longsor.

Pihaknya juga melakukan pemeliharaan drainase agar jalur air tertata dengan baik.

Baca juga: Cadas Pangeran Sudah Bisa Dilalui, BPBD Sumedang Minta Pengendara Waspada Saat Hujan

Baca juga: Puluhan Kendaraan Terjebak di antara Dua Titik Longsor Cadas Pangeran Sumedang

Ke depan, Pemkab Sumedang juga berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat untuk pembangunan tembok penahan tebing (TPT) di sepanjang kawasan Cadas Pangeran.

“Harapannya ada pembangunan penahan tebing agar kawasan ini lebih aman saat curah hujan tinggi,” ucapnya.

Seperti diketahui, longsor sebelumnya sempat menutup total jalur bawah Cadas Pangeran dan mengakibatkan pengalihan arus lalu lintas.

Seperti diketahui, longsor terjadi di beberapa titik di kawasan Cadas Pangeran akibat hujan deras, menutup total jalur bawah dengan material tanah, batu, dan pohon besar. 

Semalam, penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan aparat gabungan dan alat berat guna memastikan akses jalan dapat segera kembali normal tanpa  menimbulkan risiko baru. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved