BPS Jabar Siapkan Langkah Antisipasi, Pastikan Data Sensus Ekonomi Akurat
BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan pihaknya telah melakukan antisipasi untuk akurasi data Sensus Ekonomi 2026
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Keempat, BPS menjamin keamanan sistem data. Data yang dikumpulkan melalui perangkat elektronik akan dienkripsi dan dikirim langsung ke server pusat dengan sistem perlindungan berlapis.
“Sehingga kami dapat menjamin keamanan data para pelaku usaha dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.
Kelima, BPS terus menggencarkan kampanye edukasi publik. Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya data akurat untuk menghasilkan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.
“Seperti yang dilakukan di Indramayu, kami akan terus menggencarkan kampanye publik di berbagai platform. Pesan utamanya, data yang salah akan menghasilkan kebijakan yang salah,” kata dia.
Ia menambahkan, data yang akurat menjadi dasar dalam perumusan program ekonomi, termasuk bantuan, subsidi, hingga pembangunan infrastruktur bagi pelaku usaha.
| BPS Catat Kinerja Jabar Lampaui Nasional, Dedi Mulyadi: Hasil Kerja Kolektif |
|
|---|
| 1,79 Juta Orang di Jabar Nganggur hingga Awal Februari 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu |
|
|---|
| Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat Capai 5,79 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional |
|
|---|
| Sensus Ekonomi 2026 Jadi ‘Senjata’ Baca Peluang Usaha |
|
|---|
| SPPG hingga UMKM Jadi Sasaran Sensus Ekonomi 2026, 44 Ribu Petugas Dikerahkan untuk Pendataan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Pusat-Statistik-BPS-Provinsi-Jawa-Barat-Margaretha-Ari-Anggorowat.jpg)