Pelajar Meninggal saat MPLS di Sukabumi
Polisi Sebut Siswa SMPN 1 Ciambar yang Tewas Tenggelam Terjadi saat MPLS
saat itu sebanyak 120 siswa baru SMPN 1 Ciambar melakukan lintas alam atau hiking yang merupakan bagian dari kegiatan MPLS.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede menyebut MA (13) siswa kelas 7 SMPN 1 Ciambar asal Kampung Selaawi, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat meninggal dunia saat mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Diketahui, MA meninggal akibat tenggelam di Sungai Cileuleuy pada Sabtu (22/7/2023).
Maruly mengatakan, saat itu sebanyak 120 siswa baru SMPN 1 Ciambar melakukan lintas alam atau hiking yang merupakan bagian dari kegiatan MPLS.
"Hari Sabtu sekitar pukul 08.00 WIB bertempat di Sungai Celeuleuy telah di laksanakan mandi di sungai oleh seluruh siswa/siswi peserta MPLS hingga pukul 11.00 WIB, dan pada pukul 14.30 WIB ditemukan oleh warga bahwa salah satu siswa MOS SMPN 1 Ciambar telah tenggelam di sungai dengan keadaan sudah meninggal dunia," ujar Maruly, Senin (24/7/2023).
Saat ini, kata Maruly, peristiwa tersebut ditangani oleh unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Polsek Nagrak dan personel Unit PPA Satreskrim saat ini sedang mengumpulkan keterangan saksi, total 3 saksi, 2 yang sudah dimintai keterangan, baik dari saksi yang ada dilokasi saat kejadian dan pihak sekolah serta melakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Dinas Pendidikan Sebut MA Tewas di Luar MPLS
Dinas Pendidikan Sukabumi mengatakan MA (13) yang tewas tenggelam di Sungai Cileuleuy terjadi di luar kegiatan MPLS yang dilakukan oleh SMPN 1 Ciambar.
Namun pihak keluarga menganggap hal itu keteledoran pihak sekolah.
Baca juga: Kepala SMPN 1 Ciambar Sukabumi Terancam Dipecat Buntut Meninggalnya Seorang Siswa saat MPLS
Mengingat peristiwa tenggelamnya MA masih dalam rangkaian acara yang dilakukan pihak sekolah.
Paman korban, Wawan (45) mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, mulanya korban mengikuti kegiatan MPLS yang berlangsung mulai dari Senin 17 Juli lalu.
Kemudian pada hari Jumat 22 Juli, korban menginap di sekolah bersama siswa baru lainnya dan keesokan paginya mengikuti kegiatan pengenalan lembah, hutan dan sungai bersama di Sungai Cileleuy yang berada di Kampung Selaawi Girang, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar.
"Berawal dari kegiatan pagi, para siswa melanjutkan perjalanan menyusuri Sungai Cileuleuy untuk berenang. Saat itu, dikabarkan ada teman korban yang berusaha berenang dan tanpa disangka tenggelam," ujarnya.
Menurut Wawan, Jika pada saat anak-anak didampingi pembimbing tidak akan kejadian. Tentunya pasti orang dewasa bukan anak kecil.
"Kalau ada pembimbing otomatis bisa diupayakan. Kalau pun mereka tercebur tetap bisa diselamatkan. Ini yang menyelamatkan yang tercebur selamat, dan yang menyelamatkannya meninggal tenggelam," ucapnya.
Siswa Tewas Saat MPLS
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
MPLS
SMPN 1 Ciambar
tewas tenggelam
Nasib Kepsek SMPN 1 Ciambar yang Jadi Tersangka Siswa Tewas saat MPLS Terancam Pemecatan |
![]() |
---|
Kasus Siswa SMP di Sukabumi Tewas saat MPLS, Ini Perjalanan Kasusnya, Kepsek Nangis Minta Maaf |
![]() |
---|
Kepsek SMPN 1 Ciambar Tetap Jadi Tersangka meski Sudah Nangis-nangis di Rumah Korban Tenggelam |
![]() |
---|
Kepsek SMPN 1 Ciambar Sukabumi Jadi Tersangka Itu Konsekuensi, Keluaga Korban: Kami Juga Tidak Egois |
![]() |
---|
Kepsek SMPN 1 Ciambar Jadi Tersangka, PGRI Sukabumi Sebut Meninggalnya MA Saat MPLS adalah Musibah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.