Pelajar Meninggal saat MPLS di Sukabumi

Polisi Sebut Siswa SMPN 1 Ciambar yang Tewas Tenggelam Terjadi saat MPLS

saat itu sebanyak 120 siswa baru SMPN 1 Ciambar melakukan lintas alam atau hiking yang merupakan bagian dari kegiatan MPLS.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ravianto
dok Polres Sukabumi
Polisi saat melakukan cek TKP di Sungai Cileuleuy tempat MA (13) siswa SMPN 1 Ciambar, Sukabumi tenggelam dan meninggal dunia saat ikuti MPLS 

"Masa yang harus menyelamatkan anak kecil baru keluar SD, kenapa bukan pembimbing. Ini jelas keteledoran, harusnya ada absen (daftar hadir) siapa yang belum pulang, malah saat gurunya ditanya tidak pada tahu," tutur Wawan. 

Bahkan pada saat pihak sekolah pun mendatangi keluarga korban (Hera Ibu Korban), Minggu (23/07/2023) pagi tadi, mengakui adanya keteledoran. 

"Kalau itu kelalaian kenapa hanya ngomong kepada ibunya kondisinya masih beduka, bukan kepada bapaknya atau saya (sebagai pamannya). Orang tua tahunya anaknya ini lagi MOS (masa orentasi sekolah) bukan lagi maen. Jelas tanggung jawab pihak sekolah," tegasnya. 

Sebelumya, saat dikonfirmasi, Jujun Junaedi mengatakan, korban meninggal akibat tenggelam setelah terpisah dari rombongan saat pulang hiking. Ia pun membantah hiking bagian dari kegiatan MPLS.

"Yang pertama bahwa betul ada siswa meninggal dunia di SMPN 1 Ciambar pada saat kegiatan hiking dan botram, jadi bukan di MPLS," kata Jujun kepada Tribun via telepon, Minggu (23/7/2023).

"Jadi kronologis kejadiannya MPLS berakhir di hari Jumat, terus hari Sabtu berdasarkan kebiasaan di sekolah tersebut ada kegiatan hiking dan makan bersama," jelasnya.

Jujun mengatakan, korban awalnya diketahui hilang saat orang tua melapor ke pihak sekolah, bahwa korban tak kunjung pulang usai kegiatan di sekolah.

Menurutnya, korban diduga memisahkan diri dari rombongan saat hiking.

"Pada saat kembali ke sekolah ada beberapa anak yang memisahkan diri dari rombongan besar dan tidak diketahui oleh para pembinanya, sehingga pada saat pengecekan ada orang tua yang menginformasikan bahwa anaknya belum pulang," ucap Jujun. (Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah/M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved