Breaking News:

Kali Ini Banjir Bandang di KBB, Jembatan Penghubung Dua Kampung Hancur, Warga Terisolir

Jembatan penghubung dua kampung di dua desa berbeda di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambruk akibat diterjang banjir bandang.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Hilman Kamaludin
Petugas BPBD KBB dan anggota Koramil Padalarang saa mengecek jembatan ambruk, Minggu (28/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Jembatan penghubung dua kampung di dua desa yang berbeda di daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambruk akibat diterjang banjir bandang setelah diguyur hujan deras, Minggu (28/11/2021) pukul 05.00 WIB.

Jembatan yang berada di atas Sungai Cipada itu menghubungkan Kampung Cibungbulang, Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang, dan Kampung Lebak Leungsir, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan KBB.

Baca juga: Begini Nasib Yudha Seusai Debat dan Sebut Dedi Mulyadi Anggota DPR RI Rasa Satpol PP

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya delapan KK warga Kampung Cibungbulang, terisolir karena jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar 1,5 meter tersebut merupakan jembatan penghubung satu-satunya dengan Kampung Lebak Leungsir.

"Ambruknya setelah diterjang banjir bandang selama tiga kali dalam sepekan," ujar warga setempat Rahmat (39) saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (28/11/2021).

Ia mengatakan, jembatan yang dibangun pada 2018 silam itu ambruk setelah diterjang banjir bandang secara terus menerus sejak Jumat, hingga akhirnya pondasi jembatan itu tergerus derasnya aliran sungai.

"Awalnya ya karena hujan terus air sungainya meluap. Jadi terus-terusan kena banjir sejak Jumat kemarin, akhirnya ambruk tadi subuh," katanya.

Baca juga: Wagub Jabar Datangi Lokasi Banjir Bandang di Garut, Ini yang Disampaikan Soal Penanganan Korban

Jembatan tersebut ambruk sepenuhnya hingga menutupi aliran Sungai Cipada, sehingga warga setempat harus bergotong royong untuk melakukan pembongkaran material jembatan supaya aliran air sungai tak tersendat dan menimbulkan banjir lagi.

"Sekarang dibersihkan dulu biar tidak menghalangi aliran air. Kalau banjir nanti bisa ke rumah warga yang lainnya," ucap Rahmat. 

Pihaknya sudah menyampaikan peristiwa ambruknya jembatan tersebut ke pemerintah desa setempat. Untuk sementara ini warga bakal membangun jembatan sementara dari bambu agar warga Cibungbulang bisa beraktivitas dengan normal lagi. 

Baca juga: 100 Kios Pasar Desa Ambruk Diterjang Angin, Dua Dinas Pemda KBB Angkat Tangan, Tak Bisa Bantu

"Rencananya mau bikin jembatan dari bambu yang penting warga bisa lewat dulu jadi enggak terisolasi," ujarnya.

Personel TNI Koramil Padalarang Serka Nana, mengatakan jembatan tersebut merupakan akses utama kedua kampung, sehingga menyebabkan aktivitas warga di dua kampung tersebut terganggu. 

"Ini akses utama, otomatis aktivitas warga terganggu. Sehingga kami berkoordinasi dengan BPBD agar ada akses alternatif untuk warga supaya bisa beraktivitas lagi," kata Nana.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved