LINK Live Streaming Pidato Presiden Sidang Tahunan MPR dan DPR, Jokowi Umumkan PPKM Diperpanjang?

Berikut ini link live streaming pidato presiden Jokowi dalam sidang tahunan MPR dan DPR - DPD RI Tahun 2021. Akan ada pengumuman PPKM Diperpanjang?

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Ravianto
Kompas.com/Garry Andrew
Ilustrasi - Jokowi saat menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR 2019 lalu 

TRIBUNJABAR.ID - Berikut ini link live streaming pidato presiden Jokowi dalam sidang tahunan MPR dan DPR - DPD RI Tahun 2021.

Jelang HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia, Presiden Jokowi dijadwalkan akan menyampaikan pidato kenegaraan.

Pidato tersebut disampaikan dalam sidang tahunan bersama MPR RI dan sidang bersama DPR - DPD RI, Senin 16 Agustus 2021.

Selain pidato kenegaraan, Presiden Jokowi juga akan menyampaikan RUU APBN Tahun Anggaran 2022.

Baca juga: Jokowi Turun Tangan, Harga Swab Test PCR Langsung Turun 50 Persen, Kini Maksimal Rp 550 Ribu

Dikutip dari laman resmi MPR dan Kementerian Sektretarian Negara (Kemsetneg), pidato presiden itu disampaikan dalam dua sesi.

Sidang tahunan MPR dijadwalkan dimulai pada pukul 08.30 WIB.

Dalam sidang tersebut Ketua MPR, Bambang Soesatyo terlebih dahulu menyampaikan pidato pengantar.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pidato pengantar sidang bersama DPR dan DPD.

Setelah itu Presiden yang akan menyampaikan Laporan Kinerja Lembaga Negara, sekaligus menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia.

Berikutnya, acara akan dilanjutkan kembali dengan sidang bersama DPR dan DPD RI.

Sementara itu, pidato presiden akan dilanjutkan dengan menyampaikan RUU APBN tahun anggaran 2022.

Penyampaian pidato tersebut disertai Nota Keuangan dan dokumen pendukung lainnya.

Adapun jadwal penyampaian RUU APBN 2022 pada pukul 10.30 WIB.

Pidato Presiden dalam sidang tahunan itu akan disiarkan melalui saluran TV nasional, seperti TVRI.

Selain itu juga akan disiarkan lewat live streaming dari berbagai media sosial MPR RI serta Kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Berikut ini link live streaming pidato presiden Jokowi dalam sidang tahunan MPR dan DPR - DPD RI Tahun 2021.

LINK 1

LINK 2

Baca juga: Mural Jokowi 404: Not Found Viral lalu Dihapus Aparat, Roy Suryo Ungkap Arti Tulisannya

Presiden Memakai Baju Adat

Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat khas NTT dalam Sidang Tahunan MPR 2020 pada Jumat (14/8/2020).
Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat khas NTT dalam Sidang Tahunan MPR 2020 pada Jumat (14/8/2020). (DOKUMENTASI ISTANA KEPRESIDENAN)

Presiden Jokowi selalu mengenakan baju adat nusantara saat menyampaikan dalam kesempatan sidang tahunan tersebut.

Pada 2017 lalu, Jokowi mengenakan pakaian adat Bugis.

Namun, pada 2018 ia mengenakan pakaian formal berbalut jas.

Lalu, pada 2019, Presiden Jokowi kembali mengenakan pakaian adat dari Sasak Nusa Tenggara Timur.

Pada 2020 lalu, ia juga kembali mengenakan baju adat Sabu dari Nusa Tenggara Timur.

Lantas, akankan Presiden Jokowi kembali mengenakan baju adat pada sidang tahunan MPR 2021 tersebut ?

Apakah PPKM diperpanjang kembali? 

Pada Senin 16 Agustus 2021 merupakan hari berakhirnya PPKM Level 4 di Pulau Jawa-Bali.

Pada hari yang sama, Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato kenegaraan. Lantas, apakah akan ada pengumuman PPKM diperpanjang kembali ?

Dari data Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit di sejumlah daerah terus mengalami penurunan.

Meski begitu, sejumlah kasus baru masih saja terjadi termasuk di pulau Jawa dan di luar pulau Jawa.

Dengan berbagai kondisi tersebut, apakah PPKM level ini akan diperpanjang kembali?

Baca juga: Masih PPKM, Setiap Akhir Pekan Tingkat Kunjungan ke Lembang Meningkat, Ini Penyebabnya

Dikutip dari Kompas.Com, PPKM Level 4 yang beberapa kali diperpanjang akan berakhir 16 Agustus 2021 besok. 

Apakah PPKM Level 4 akan kembali diperpanjang? 

Menjelang berakhirnya PPKM 16 Agustus, Presiden Joko Widodo menyampaikan evaluasi dampak pemberlakuan PPKM terhadap Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit. 

BOR diklaim menurun

Dikutip dari YouTube Sekretarian Presiden, Minggu (15/8/2021), Presiden Jokowi menyebutkan bahwa BOR atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit mulai menurun.

"Alhamdulillah BOR di Jakarta sudah berada di kisaran 29,4 persen," kata Jokowi.

Baca juga: Peternak Menjerit, Seminggu Perpanjangan PPKM Level 3, Harga Ayam dan Telur Nyungsep

Angka tersebut menurut Jokowi adalah yang terendah di Pulau Jawa.

Pihaknya menyebutkan rincian BOR di sejumlah provinsi di Pulau Jawa.

Berikut angkanya: 

Jawa Barat 32 persen Jawa Tengah 38,3 persen

Jawa Timur 52,3 persen Banten 33,4 persen

Daerah Istimewa Yogyakarta 54,7 persen.

Selain itu, Presiden juga menyebut bahwa jumlah pasien yang dirawat di RS Darurat Wisma Atlet juga menurun. 

Baca juga: Di Tengah PPKM Darurat, Penjualan Mobil Honda di Bulan Juli Malah Naik, Brio dan HR-V Paling Laris

"Juga BOR di Wisma Atlet yang juga sudah turun di angka 19,64 persen," imbuh Jokowi.

Jokowi juga menyebut bahwa BOR nasional 48,14 persen. Sehingga BOR DKI lebih rendah dibanding nasional.

Target vaksinasi Selain memaparkan dampak PPKM terhadap penurunan BOR rumah sakit, Presiden juga mendorong agar pelaksanaan vaksinasi terus ditingkatkan. 

Pihaknya tetap berharap target vaksinasi yang tinggi dapat terpenuhi dengan cepat.

"Oleh sebab itu saya minta vaksinasi harian terus dipercepat dan saat ini vaksinasi harian kita sudah mencapai 1,6 juta per hari," jelasnya.

Isolasi terpusat Selain itu, Jokowi juga meminta adanya isolasi terpusat.

Baca juga: PPKM Darurat di Kuningan Dianggap Efektif Turunkan Kasus Covid-19, Begini Kata Dirut RSUD 45

Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan untuk menghindari penyebaran virus secara meluas.

Selain itu, Presiden juga menyoroti soal kapasitas testing dan tracing. Jokowi menjelaskan testing harus terus diperbanyak agar pemerintah dapat segera mengetahui mereka yang terpapar Covid-19.

Sehingga segera dapat dilakukan tindakan. 

Dengan begitu, segera bisa ditangani dan tidak menularkan kepada orang lain.

"Seminggu terakhir saya melihat angka testing di kisaran 130 ribu-140 ribu dan untuk indikator tracing diantara 5 sampai 7. Meskipun ini masih berada di kategori sedang tapi saya patut apresiasi karena ada peningkatan," ujar Jokowi.

PPKM kembali diperpanjang? Sebelumnya saat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengumumkan perpanjangan PPKM 10-16 Agustus 2021.

Baca juga: Bantuan Beras PPKM Mulai Disalurkan, Bulog Siap Ganti jika Ada yang Komplain

Pihaknya menyampaikan bahwa perpanjangan PPKM dilakukan untuk menjaga momentum.

Dia juga mengatakan bahwa penerapan PPKM level 2-4 sebelumnya sudah berjalan baik di Jawa dan Bali.

Selain itu dia mengungkapkan terdapat perbaikan kondisi di lapangan yang cukup signifikan.

Sementara itu, apakah PPKM kembali diperpanjang setelah tanggal 16 Agustus 2021, hingga saat ini belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah.

Penerapan PPKM telah dilakukan sejak 3 Juli 2021 yang saat itu masih disebut PPKM Darurat. 

Istilah PPKM Darurat diubah menjadi PPKM Level 4 disesuikan dengan kondisi penularan kasus di daerah. 

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apakah PPKM Akan Diperpanjang Besok? Berikut Evaluasi Jokowi"

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved