Breaking News:

Takanan Darah Tinggi, Bisa Picu Stroke dan Jantung, Berikut Cara Atasi Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering tidak bergejala karena itu perlu diatasi untuk hindari penyakit lain seperti jantung dan stroke

ilustrasi tekanan darah tinggi- Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering tidak bergejala karena itu perlu diatasi untuk hindari penyakit lain seperti jantung dan stroke 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tekanan darah tinggi bagi sebagian besar masyarakat diartikan sebagai kondisi dimana tekanan darah meningkat. Istilah lain tekanan darah tinggi yakni hipertensi merupakan suatu kondisi ketika tekanan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi.

Ada batasan dimana tekanan darah dinilai tinggi yakni bila tekanan darah diatas 140/90 dan dianggap sudah parah bila tekanan diatas 180/120.

Tekanan darah tinggi biasanya tidak bergejalan untuk itu perlu diwaspadai, karena tekanan darah tinggi beresiko terjadinya serangan jantung hingga stroke.

Baca juga: 7 Manfaat Mentimun Bagi Kesehatan Tubuh, Redakan Radang Tenggorokan hingga Menurunkan Berat Badan

Di Indonesia sendiri cukup banyak penderita sakit darah tinggi, bahkan bukan saja diderita mereka yang berusia lanjutn tapi juga dari usia muda.

Untuk mengatasi tekanan darah tinggi ada sejumlah cara salah satunya memanfaatkan obat herbal yang berasal dari tanaman-tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia, salah satunya adalah sereh.

Dilansir dari Kompas.Com, sereh kerab dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Faktanya, sereh bermanfaat sebagai obat herbal untuk penumpas beberapa jenis penyakit yang umum diderita masyarakat tanah air. 

Sereh alias serai merupakan bumbu dapur yang cukup populer di tanah air.

Sereh banyak ditemukan di pasar tradisional sampai pasar modern. 

Baca juga: Makanan Sehat Ini Ternyata Tak Selalu Baik untuk Kesehatan Tubuh. Apa Saja? Cek Yuk

Sereh memiliki aroma yang khas yang membuat masakan menjadi lebih harus serta menambah citarasa masakan. 

Asal tahu saja, sereh masuk dalam golongan rumput-rumputan. Tanaman sereh banyak tersebar di wilayah Jawa dan Sumatera. 

Halaman
1234
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved