Breaking News:

Puluhan Warga Demam dan Lumpuh Massal, Belum Ada Penanganan Dari Pemda, Begini Ciri Penyakitnya

Puluhan warga asal Desa Mekarsari Kecamatan Darangdan, Purwakarta alami gejala demam dan lumpuh massal sudah sebulan

youtube
ilustrasi- Puluhan warga asal Desa Mekarsari Kecamatan Darangdan, Purwakarta alami gejala demam dan lumpuh massal sudah sebulan 

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Puluhan warga asal Desa Mekarsari Kecamatan Darangdan, Purwakarta alami gejala demam dan lumpuh massal sudah sebulan dan belum adanya penanganan khusus dari pemerintah daerah.

Para warga sebagian besar merasakan nyeri otot, demam, dan keluar bintik-bintik merah hingga alami lumpuh. 

Baca juga: Tim SAR Duga Masih Banyak Jenazah Korban Longsor Cimanggung di Titik Tenda Hajat Pernikahan

Ketua RW 7 Kampung Cikondang, Desa Mekarsari, Ujang (53) menuturkan bahwa awalnya penyakit ini terjadi di Kampung Cileutik.

Tetapi, kini giliran Kampung Cikondang yang diserang. 

"Gejalanya semua sama. Dan sekarang sudah capai puluhan orang yang menderita. Saya juga sempat terkena. Tapi, sekarang sedang proses penyembuhan," katanya seraya menunjukkan bintik merah pada tangannya dan merasakan sakit pada kakinya, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Memasuki Bulan Jumadil Akhir, Ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh dan Amalan Lainnya yang Bisa Dikerjakan

Penyakit ini, kata Ujang, sudah menyerang warga di dua kampung tepatnya di dua desa, yakni Kampung Cileutik dan Kampung Cikondang. Rata-rata warga yang terserang yakni berusia di atas 30 tahun.

"Penyebarannya cepat dari satu warga ke warga lainnya. Biasanya yang terkena itu satu keluarga," ujarnya.

Baca juga: VIDEO-Abaikan Jam Malam, Warga dan Pelaku Usaha Main Kucing-Kucingan Dengan Petugas Patroli

Ketika disinggung terkait pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan, Ujang mengaku belum ada.

Sehingga sejauh ini warga hanya mengandalkan obat dari klinik atau obat kampung.

Baca juga: Buntut Video Viral Bantuan Covid-19 yang Diambil Kembali, DPRD Cianjur Panggil Pihak Terkait

"Kami berharao sih dinas kesehatan bisa langsung cepat tanggap antisipasi agar tak meluas dengan cepat lakukan penanganan," katanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi ke Dinas Kesehatan Purwakarta, melalui Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Meisera mengaku pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap penyakit yang sudah sebulan ini menyerang warga Darangdan.

Baca juga: Sakit saat di Penjara, Habib Rizieq Tak Mau Pakai Oksigen dari Dokter Polisi, Begini Kondisinya Kini

"Nanti dicek dulu," singkatnya. 

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved