Breaking News:

Buntut Video Viral Bantuan Covid-19 yang Diambil Kembali, DPRD Cianjur Panggil Pihak Terkait

Video viral yang berisi seorang warga Cianjur penerima dana BLT covid-19 tapi uangnya diambil lagi menjadi

tribunjabar/ferri amiril mukminin
Buntut Video Viral Bantuan Covid-19 yang Diambil Kembali, DPRD Cianjur Panggil Pihak Terkait 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Video viral yang berisi seorang warga Cianjur penerima dana BLT covid-19 tapi uangnya diambil lagi menjadi viral di media sosial. Hal tersebut membuat Komisi A DPRD Cianjur memanggil para pihak terkait.

Video tersebut diambil di Kampung Sindangkerta, Desa Sukasari, Kecamatan Kadupandak, pada akhir Desember 2020.

Pertemuan berlangsung di ruang badan anggaran, Rabu (13/1/2021). Pihak yang diundang mulai dari penerima BLT, kepala desa, camat, kepala dinas, sampai warga yang membuat video tersebut.

Pemanggilan juga untuk mengklarifikasi kejelasan dari pelapor mengenai adanya pemotongan yang kabarnya dilakukan untuk menebus aspirasi dewan.

Ketua Komisi A DPRD Cianjur Muhamad Isnaeni mengatakan, dari hasil pertemuan pihaknya tak menemukan adanya unsur campur tangan kepala desa yang kabarnya mengkondisikan yang bantuan untuk diambil lagi.

Baca juga: Kendala Membawa Vaksin Covid-19 di Kota Bandung, Harus dalam Boks Pendingin 2-8 Derajat Celcius

"Tadi hasil pertemuan menyebut bahwa kepala desa membantah telah mengkondisikan bantuan covid diambil lagi untuk pembangunan masjid," ujar Isnaeni ditemui setelah memimpin pertemuan.

Kepala Desa Sukasari Syarif Hidayat mengatakan, ia tak merasa atau mengintervensi warganya agar uang BLT tersebut diambil lagi untuk kebutuhan pembangunan masjid.

"Saya tidak pernah memberikan instruksi ke warga atau DKM agar uang BLT diambil untuk membangun masjid, sebelum dibagikan dana BLT tersebut jauh-jauh hari memang sempat ada tokoh masyarakat yang menyampaikan akan hal itu tapi saya bilang harus berdasarkan persetujuan penerima. Artinya saya tidak menyuruh untuk mengumpulkan uang BLT yang telah dibagikan," katanya.

Sang pelapor, Slamet Ahmadi, mengatakan dirinya membuat laporan berdasarkan keterangan dari penerima dana BLT yang uangnya diambil lagi.

Baca juga: Ariel Noah, Risa Saraswati, dan Ema Sumarna Besok Pagi Disuntik Vaksin Covid-19 di RSKIA Bandung

"Ada beberapa saudara saya sebagai penerima yang uangnya diambil lagi," katanya.

Camat Kadupandak, Rizal, mengatakan pihaknya langsung meminta warga yang sempat mengumpulkan uang untuk mengembalikan lagi kepada warga. Uang yang sempat terkumpul sebesar Rp 48 juta akhirnya dikembalikan lagi kepada penerima BLT masing-masing Rp 1,8 juta.

"Saya tegaskan dengan dalih apapun itu tak dibenarkan," katanya

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved