Breaking News:

Longsor di Sumedang

Tim SAR Duga Masih Banyak Jenazah Korban Longsor Cimanggung di Titik Tenda Hajat Pernikahan

Saksi mata menyebutkan bahwa saat kejadian longsor di Cimanggung, ada banyak warga yang tengah menyiapkan pesta pernikahan

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Tim SAR gabungan saat evakuasi korban longsor di Cimanggung, Rabu (13/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Tim SAR gabungan menduga masih banyak korban yang tertimbun longsor di satu titik saat longsor di Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Titik tersebut yakni, sektor satu yang merupakan tenda hajatan pernikahan karena ada saksi mata yang menyebutkan bahwa saat kejadian longsor, ada banyak warga yang tengah menyiapkan pesta pernikahan untuk esok harinya.

"Harapan kami ada banyak (jenazah) di situ. Karena di situ akhir dari lemparan longsoran banyak ditemukan korban yang masih dalam pencarian ini," ujar Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah di lokasi longsor, Rabu (15/1/2021).

Atas hal tersebut petugas akan menitik beratkan evakuasi di area sektor 1 atau area rumah hajatan. Satu per satu puing-puing di area tersebut mulai disingkirkan dan bau menyengat pun mulai tercium.

"Indikasinya ada (banyak korban) cuma karena memang kondisi kontur tanah seperti bubur sehingga menyulitkan evakuasi, kita harus hati-hati," katanya.

Pada hari ke-5 ini, tim SAR gabungan telah menemukan 3 jenazah. Jenazah pertama ditemukan pada pukul 09.00 WIB yang diketahui bernama Ahmad Yani (32) dan 2 jenazah terakhir ditemukan pada pukul sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Memasuki Bulan Jumadil Akhir, Ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh dan Amalan Lainnya yang Bisa Dikerjakan

Dengan adanya 3 penemuan jenazah tersebut, total jumlah korban meninggal dunia akibat longsor tersebut mencapai 19 orang dan korban yang belum ditemukan sebanyak 21 orang.

"Semoga semua korban bisa ditemukan pada sektor 1 dan 2 ini," ucap Deden.

Ia mengatakan, pihaknya sudah memiliki tanda-tanda di dua sektor tersebut, bahwa masih banyak korban yang tertimbun. Hanya saja, kondisi tanah yang masih lembek membuat evakuasi terkendala.

Baca juga: Bupati Bandung Siap Disuntik Vaksin Covid-19 Besok, Buat Motivasi bagi Warganya

Baca juga: Sakit saat di Penjara, Habib Rizieq Tak Mau Pakai Oksigen dari Dokter Polisi, Begini Kondisinya Kini

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved