Cerpen

Cinta Sang Raja

PAGI di White Kingdom biasanya damai, diawali dengan diskusi santai, ditemani teh beraroma mawar. Apalagi jika ditemani Marion, istriku, sang Ratu.

Editor: Hermawan Aksan
http://ukmcatur.student.uny.ac.id/
Bidak catur 

"West, kau lakukan hal yang sama, tapi jangan bergerak dulu. Pantau gerakan lawan sebelah barat. Perkuat saja pasukan untuk benteng perbatasan."

"Hamba perlu menyiapkan intel?"

"Ya, tapi jangan bergerak sekarang. Tunggu isyarat lebih lanjut. Tetap bersiaga penuh."

"Baik, Yang Mulia."

**

HARI berganti. Peperangan pun dimulai. Tanah negeri mulai bernoda merah. Darah.

Barisan pasukan White Kingdom mulai mendesak masuk ke wilayah pertahanan Black Empire di sisi timur. Namun, Bauer tak mau kalah. Ia berhasil menerobos benteng barat dan menyusupkan beberapa kesatria perkasa ke dalam benteng.

Kedua jenderal, yang menunggangi gajah, memimpin perlawanan dengan tangguh.

Kami telah kehilangan banyak prajurit di garis depan, bahkan para prajurit muda yang belum matang dalam pelatihannya pun terpaksa dipasang untuk membentengi istana.

Marion, selain penasihat yang bijaksana, juga seorang petarung pedang yang mumpuni. Gerakannya lincah, cepat, dan efektif. Satu per satu tentara dan kesatria Black Empire dihabisinya tanpa ampun.

Di ruang utama, aku berjaga bersama beberapa pengawal terbaik, mengadang setiap usaha untuk mendekati takhta. Bagi bangsa kami, kursi takhta dan mahkota raja adalah benda sakral. Siapa pun yang mampu menduduki takhta dan mengalahkan raja, dialah yang akan menguasai seluruh negeri.

Marion sempat melontarkan kecemasannya beberapa saat lalu, sebelum ia menyerbu pasukan musuh di gerbang.

"Manuel, jangan pernah jauh dari takhta! Kau adalah lambang kedaulatan bangsa ini. Aku curiga, Bauer hanya ingin menguasai White Kingdom."

Aku tahu Marion benar.

Pertahanan yang dipimpin Marion efektif menghalangi serbuan pasukan Bauer ke dalam istana. Satu-dua tentara lolos, tapi langsung dihabisi oleh pengawal-pengawalku yang setia.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved