TOPIK
Sindikat Jual Beli Bayi di Jabar
-
Saat ini, lima bayi korban sindikat penjualan bayi online itu dirawat di Panti Asuhan Bayi Sehat, Jalan Purnawarman, Kota Bandung.
-
Di Panti Asuhan Bayi Sehat Kota Bandung, mereka ditempatkan di lantai tiga, bersama sejumlah bayi lain.
-
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan peran dari para tersangka kasus jual beli bayi yang berbeda-beda.
-
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan menyebut AF ini masuk jaringan sindikat yang sudah melancarkan aksinya beberapa kali.
-
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar mengungkap kasus penjualan bayi yang ternyata berawal dari media sosial Facebook.
-
Dalam pengungkapan terbaru, terungkap salah satu motif orang tua menjual bayinya ke sindikat tersebut adalah karena faktor ekonomi.
-
Bandung menjadi titik pertama pergerakan bayi-bayi yang akan dijual di Singapura.
-
Gitalis menyebut perdagangan bayi bukan sekadar tindak kriminal, tapi bentuk nyata dari perbudakan manusia di era modern.
-
Oleh 12 tersangka yang seluruhnya perempuan tersebut, bayi-bayi itu hendak dijual ke Singapura.
-
Dinas Sosial Kota Bandung belum menerima informasi terkait sejumlah bayi korban perdagangan orang yang dilakukan sindikat internasional.
-
Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Surawan menambahkan para pelaku merupakan wanita.
-
Dalam hal ini, Polda Jawa Barat berhasil menyelamatkan enam dari 24 yang sudah dijual ke Singapura.
-
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar membawa enam bayi yang berhasil diselamatkan dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
-
Polda Jabar membawa enam bayi yang berhasil terselamatkan dalam kegiatan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke Rumah Sakit Sartika Asih.
-
Belasan pelaku ini memiliki peran masing-masing. Mereka sedang menjalani pemeriksaan tim penyidik guna pengembangan lebih lanjut.
-
Enam balita berhasil diselamatkan dan besok akan dititipkan ke RS Sartika Asih guna dilakukan pengecekan kesehatan