TOPIK
Korupsi Dana Bansos
-
"Memang benar terhitung 1 Februari 2017, Kejari Kabupaten Cirebon telah menyatakan yang bersangkutan masuk dalam daftar pencarian orang," kata Kajati
-
Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra mengatakan, Gotas telah mendapat bantuan hukum dari PDI Perjuangan.
-
Sunjaya mengaku tidak menyangka partnernya itu akan dijemput paksa oleh Kejagung. Sebab, kata dia, Senin (18/5/2015) pagi, dia sempat komunikasi.
-
Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi alias Gotas dijemput paksa tim intelijen Kejagung dan Kejari Jakarta Utara, Senin (18/5/2015) sore
-
Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra membenarkan jika Gotas dan Tambak M Sholeh diperiksa Kejagung terkait dugaan korupsi dana hibah bansos
-
"Ada 13 dokumen yang diambil. Semua terkait kasus bansos. Kalau rinciannya saya tidak tahu, karena hanya mereka yang tahu.
-
Penggeledahan oleh Kejagung ini merupakan hari ketiga. Sebelumnya penggeledahan dilakukan di rumah dinas dan rumah pribadi wabup Cirebon
-
Polisi tersebut mengawal tim Satgasus Kejagung sejak dari tim tiba di Setda Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 10.00 tadi.
-
Karena ketiga pejabat itu tidak ada, kemudian tim Satgasus bergerak ke ruang Bagian Keuangan.
-
Berdasarkan informasi, penggeledahan sudah dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
-
"O saya kemarin kebetulan ada tugas di Bandung, menghadiri HUT Satpol PP sehingga saya tidak tahu jika ada penggeledahan di rumah wabup," kata Sunjaya
-
Penggeledahan dilakukan guna mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi dana hibah bansos APBD Kabupaten Cirebon 2009-2012.
-
Dedie mengungkapkan, izin ke Kemendagri sebenarnya sudah diajukan, namun sampai sekarang belum keluar.
-
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumber, Dedie Tri Hariyadi membenarkan penahanan dua pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon tersebut.
-
Pemanggilan terhadap tiga tersangka, kata Dedie dilakukan setelah saksi-saksi berjumlah ratusan orang diperiksa sebelumnya.
-
"Kami berharap saksi yang dipanggil bisa hadir agar pemeriksaan pekan ini bisa selesai," katanya.
-
Selain istri Wabup Cirebon Tasiya Soemadi alias Gotas, Hj Darini, empat orang dari eksekutif Kabupaten Cirebon juga turut dipanggil Kejagung/
-
Istri Wakil Bupati (Wabup) Cirebon Tasiya Soemadi alias Gotas, Hj Darini diperiksa tim satgasus Kejagung selama kurang-lebih 2,5 jam, Kamis.
-
Begitu turun dari mobil, dia langsung masuk ke Kantor Kejari dengan mengisi daftar tamu yang diisikan oleh sopir.
-
Hj Darini merupakan satu dari sekian penerima dana hibah bansos APBD Kabupaten Cirebon.
-
Hari ini ada dari eksekutifnya, tiga orang. Dua hari sebelumnya kan dari pihak penerima semua," kata Dedie.
-
Pemariksaan terhadap 26 saksi dilakukan dalam dua sesi.
-
Berdasarkan aturan partai dan pengalaman di daerah lain kalau sudah tahap itu ya kami dengan terpaksa mengganti yang bersangkutan.
-
STATUS Gotas sampai sekarang masih ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon.
-
Kasipidsus Kejaksaan Negeri Sumber, Anton Laranono, Rabu (21/1/2015) mengatakan, Kejaksaan Negeri Sumber telah menerima surat dari Kejaksaan Agung.
-
Gotas mengatakan dirinya akan mengikuti proses hukum. "Saya jalani saja. Dari partai ada pendampingan penasihat hukum
-
Acara mutasi dimulai sekitar pukul 10.00. Wabup pun hadir bersama Bupati Sunjaya Purwadi Sastra dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cirebon.
-
Saat ditanya sedang ada di mana, Gotas menjawab di sawah.
-
DPD PDIP Jabar telah menyiapkan sedikitnya 10 orang pengacara untuk mendampingi tiga orang kadernya yang ditetapkan sebagai tersangka.
-
Kejaksaan Agung menetapkan tiga tersangka kasus korupsi hibah-bansos Kabupaten Cirebon 2009-2012.