Rabu, 13 Mei 2026

Liburan Aman dan Nyaman Bareng Anak, Ini Tips dari Dokter Anak, Penting Bawa Masker

Orang tua diingatkan untuk tidak mengabaikan aspek kesehatan, terutama dengan menyiapkan travel kit khusus anak.

Tayang:
istimewa
ILUSTRASI ANAK SAKIT - orang tua diingatkan untuk tidak mengabaikan aspek kesehatan, terutama dengan menyiapkan travel kit khusus anak. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Musim liburan kerap menjadi momen yang dinanti keluarga untuk bepergian bersama anak. Namun di balik euforia perjalanan, orang tua diingatkan untuk tidak mengabaikan aspek kesehatan, terutama dengan menyiapkan travel kit khusus anak.

Dokter spesialis anak konsultan respirologi, Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp. Respi(K), anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menegaskan bahwa persiapan kesehatan sangat penting karena kondisi darurat bisa terjadi kapan saja selama perjalanan.

“Tidak selalu mudah menemukan toko obat atau farmasi, apalagi kalau sedang di jalan tol dan terjebak macet. Kalau anak tiba-tiba sakit dan tidak ada persiapan, itu pasti bikin panik,” kata dokter Nastiti, Kamis (1/1/2026).

Baca juga: Waspada Super Flu Subclade K Masuk Jawa Barat, Kenali Gejala Demam Tinggi dan Kelelahan Ekstrem

Ia menyarankan, setidaknya orang tua membawa perlengkapan dasar kesehatan anak dalam travel kit. 

Salah satu yang wajib adalah termometer dan obat penurun panas seperti paracetamol yang biasa dikonsumsi anak.

Selain itu, plester luka juga perlu disiapkan untuk mengantisipasi luka kecil akibat tergores saat bermain.

Dokter Nastiti juga menggarisbawahi pentingnya membawa masker, terutama untuk anak usia di atas dua tahun. 

Masker tidak harus digunakan sepanjang waktu, tetapi sangat dianjurkan saat berada di tempat ramai.

“Kalau di tempat keramaian, antrean, bandara, pesawat, atau ruang publik yang padat, lebih baik anak pakai masker. Sering kali justru orang yang sedang sakit tidak menggunakan masker, akhirnya kita yang sehat jadi tertular,” ungkapnya. 

Ia mengaku selalu menyesal ketika lalai memakai masker di tempat ramai dan akhirnya jatuh sakit.

Perlengkapan lain yang tak kalah penting adalah tisu antiseptik, hand sanitizer, salep luka, losion anti serangga, serta tabir surya khusus anak sesuai lokasi liburan.

Masalah kesehatan yang kerap muncul saat liburan, lanjut dokter Nastiti, adalah gangguan pencernaan, seperti diare. 

Hal ini bisa terjadi karena anak mengonsumsi makanan yang tidak biasa, sensitif terhadap jenis makanan tertentu, atau akibat higiene makanan yang kurang terjaga.

“Oleh karena itu, orang tua perlu menyiapkan cairan rehidrasi atau oralit. Ini penting untuk mencegah dehidrasi jika anak mengalami diare,” katanya.

Baca juga: Waspada, Virus Super Flu Sudah Terdeteksi di Jabar, Cek Daftar Gejalanya

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved