Sabtu, 25 April 2026

Apa Itu Aneurisma Otak? Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Aneurisma Otak adalah  pelebaran atau penggelembungan  sebagian pembuluh darah otak akibat melemahnya dinding pembuluh darah.

Editor: Siti Fatimah
Dok RS Santo Boromeus
Ahli Bidang Saraf yang juga Direktur Utama Rumah Sakit Santo Borromeus dr. Chandra Mulyono, SpS pada acara seminar bertema Act Now, Don’t Wait for a Rupture! yang digelar Rumah Sakit Santo Borromeus dalam rangka memperingati bulan kesadaran aneurisma otak di Four Points Hotel, Bandung, Minggu (12/10/2025). 

Metode ini bertujuan untuk mengatasi aneurisma sebelum terjadi komplikasi, guna meningkatkan prognosis dan kualitas hidup pasien.

Seminar ini tidak hanya menghadirkan para ahli medis, tetapi juga dihadiri oleh Hedi Yunus, seorang penyanyi Indonesia. 

“Saya merasa terhormat bisa ikut berpartisipasi dalam acara yang sangat penting ini. Aneurisma otak adalah masalah serius, dan saya ingin turut menyebarkan informasi tentang pentingnya deteksi dini dan penanganan yang tepat. Semoga masyarakat lebih peduli dengan kesehatan otak mereka,” katanya.

Sebagai MC dalam acara tersebut, Farhana Nariswari, Puteri Indonesia 2023. Gadis ini mewakili Indonesia dalam ajang Miss International 2023. 

Ia merupakan dokter muda serta aktivis kesehatan.

 “Saya sangat senang bisa membantu mengedukasi masyarakat tentang masalah kesehatan ini. Semoga acara ini memberikan wawasan yang luas dan mendorong orang-orang untuk lebih waspada terhadap kesehatan otak mereka," kata Farhana.

Di lokasi yang sama, pakar saraf, dr. Jani Heriwidajani, SpS menyatakan Rumah Sakit Borromeus Bandung sudah memiliki tata laksana dalam penanganan stroke dan aneurisma otak.

Dimulai dari penjemputan pasien di rumahnya, tindakan di instalasi gawat darurat dengan tim lengkap dan terbaik dengan ahli saraf, ahli bedah saraf, dan ahli radiologi. 

Kecepatan penanganan, lanjut dia, akan meminimalisasi kecacatan pada pasien, bahkan risiko kematian. 

Rumah Sakit Santo Boromeus juga terus melakukan pelatihan tim dan dokter, dan terus melengkapi sarana dan prasarana perlengkapan kesehatan yang modern.

Tak hanya itu, rumah sakit ini juga menempatkan CT-Scan di Ruang Gawat Darurat, CT scan 512 slice, MRI 1.5 T dan 3.0 T, Cathlab modern sehingga tindakan penanganan bisa lebih cepat.

RS Borromeus juga melengkapi fasilitas yang ada dengan membentuk  klub sadar stroke, senam stroke, senam diabetes, klub jantung sehat, dan senam asma. 

Pada 2025 Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) memberikan penghargaan kepada RS Santo Borromeus sebagai salah satu dari 12 rumah sakit terbaik untuk layanan stroke, juga 12 rumah sakit terbaik untuk layanan kanker. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved