Sabtu, 11 April 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Bawa Anak Mudik Lebaran, IDAI Ingatkan Perlindungan Ekstra, Waspada Penyakit Pilek hingga Campak

Risiko penyakit menular seperti campak, batuk, dan pilek menjadi perhatian utama di tengah padatnya arus pergerakan masyarakat.

istimewa
ILUSTRASI BAYI - Di momen mudik Lebaran, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orangtua untuk lebih waspada saat membawa anak dalam perjalanan jarak jauh. 

Ringkasan Berita:
  • IDAI mengingatkan orangtua agar lebih waspada saat mudik karena anak-anak rentan terhadap penyakit menular dan risiko kecelakaan lalu lintas.
  • Vaksinasi lengkap, terutama MR/MMR, menjadi langkah utama perlindungan sebelum perjalanan; orangtua juga diminta menjaga kebiasaan hidup bersih, mencuci tangan, memakai masker, dan menghindari kerumunan.
  • Pemilihan destinasi liburan perlu bijak, dengan rekomendasi tempat indoor seperti museum atau pusat sains agar anak lebih aman dari cuaca dan keramaian.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Di momen mudik Lebaran, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orangtua untuk lebih waspada saat membawa anak dalam perjalanan jarak jauh. 

Tingginya mobilitas masyarakat dinilai berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit sekaligus kecelakaan lalu lintas, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak.

IDAI menyoroti bahwa mudik bersama anak bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga membutuhkan persiapan khusus dari sisi kesehatan dan keselamatan. 

Baca juga: Waspada! Kasus Campak dan Rubella Menyebar di 60 Puskesmas Cirebon, Wilayah Losari Tertinggi

Risiko penyakit menular seperti campak, batuk, dan pilek menjadi perhatian utama di tengah padatnya arus pergerakan masyarakat.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K), menegaskan bahwa perlindungan anak harus dimulai bahkan sebelum perjalanan dilakukan.

“Banyak orangtua fokus pada logistik perjalanan, tapi sering lupa bahwa perlindungan kesehatan anak adalah yang paling utama. Vaksinasi adalah benteng pertahanan terkuat yang bisa kita berikan,” ujar Piprim secara virtual, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah campak yang memiliki tingkat penularan sangat tinggi. 

Oleh karena itu, memastikan anak telah mendapatkan imunisasi lengkap, terutama vaksin MR atau MMR, menjadi langkah krusial sebelum mudik.

“Langkah paling penting sebelum berangkat adalah memastikan imunisasi anak sudah lengkap. Vaksinasi dua dosis terbukti efektif mencegah penularan campak. Kalau ini sudah terpenuhi, orangtua bisa lebih tenang selama perjalanan,” katanya.

Selain vaksinasi, IDAI juga mengingatkan pentingnya menjaga kebiasaan hidup bersih selama perjalanan. Orangtua diimbau untuk menghindari tempat yang terlalu padat, membiasakan anak mencuci tangan, serta menggunakan masker terutama di transportasi umum.

“Di perjalanan, anak sangat mudah terpapar. Ajarkan etika batuk, jangan berbagi alat makan atau botol minum, dan sebisa mungkin hindari kontak dengan orang yang sedang sakit,” tambahnya.

Tak hanya soal kesehatan, pemilihan destinasi saat liburan juga menjadi perhatian. IDAI menyarankan orangtua untuk lebih bijak dalam menentukan tempat wisata, terutama dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan tingkat keramaian.

“Pilih destinasi yang lebih aman seperti tempat indoor, museum, pusat sains, atau perpustakaan anak. Selain lebih nyaman, anak juga terhindar dari risiko hujan dan kerumunan berlebih,” ujar Piprim.

Ia juga mengingatkan agar orangtua selalu memantau kondisi cuaca, memastikan anak dalam keadaan fit, serta menyiapkan rencana cadangan jika aktivitas luar ruang tidak memungkinkan. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved