Mengenal Mi Ragit, Kuliner Khas Indramayu yang Gurih dan hanya 'Muncul' saat Ngabuburit
Tak sedikit juga warga Indramayu yang menjadikan mi ragit sebagai takjil untuk berbuka puasa meski tampak lebih tepat apabila disebut makanan berat.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Seli Andina Miranti
Iman sendiri memasak kuah mi ragit dari campuran santan segar, bawang putih, daun jeruk, dan udang rebon yang menjadi sumber rasa gurih alami.
Seluruh bahan tersebut diolah tanpa menggunakan tambahan penyedap instan, tetapi cita rasanya justru terasa semakin kuat dan membekas di lidah.
Saat Ramadan, ia banting setir menjadi penjual aneka takjil termasuk mi ragit di rumahnya, karena pada hari biasa membuka kantin di instansi pemerintah.
"Selama Ramadan ini, mi ragit sudah habis dipesan sebelum dijual depan rumah, sehingga tetangga mengira enggak bikin, karena enggak ada di lapak," ujar Muhammad Iman.
| Indramayu Raih Capaian Tinggi dalam EPPD 2025, Pengamat Unpad: Faktor Kepemimpinan Jadi Kunci |
|
|---|
| Underpass Jatibarang Indramayu Jadi Solusi Atasi Kemacetan dan Banjir |
|
|---|
| Pemkab Indramayu Gandeng Appraiser Taksir Nilai Bangunan Terdampak Underpas Jatibarang |
|
|---|
| Indramayu Siapkan Puluhan Hektare Lahan Kawasan Industri Perikanan Terpadu |
|
|---|
| Waspada, Begini Modus Sindikat Eksploitasi Anak di Indramayu Bikin Korban Tergoda, Tawarkan Cuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Seporsi-mi-ragit-kuliner-khas-Indramayu.jpg)