Kecelakaan Maut di Ciater Subang

Pesan Terakhir Guru SMK Lingga Kencana Sebelum Tewas dalam Kecelakaan Maut di Ciater: 'Tolonglah'

Sebelum menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut di Ciater Subang ternyata guru SMK Lingga Kencana sempat mengungkap pesan, kini jadi pesan terakhir

Editor: Hilda Rubiah
Facebook Tribun Jakarta
Pesan Terakhir Guru SMK Lingga Kencana Sebelum Tewas dalam Kecelakaan Maut di Ciater: 'Tolonglah' 

TRIBUNJABAR.ID - Sebelum menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut di Ciater, Subang ternyata guru SMK Lingga Kencana sempat mengungkap pesan.

Tak disangka ternyata pesan tersebut menjadi isyarat pesan terakhirnya.

Suprayogi, guru SMK Lingga Kencana turut menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut bus di Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024) .

Bus dengan nomor polisi AD 7524 OG itu mengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok. 

Baca juga: Sosok Guru SMK Lingga Kencana Depok yang Tewas dalam Kecelakaan di Subang, Ternyata Guru Idola Murid

Akibat kecelakaan itu, 11 korban dinyatakan tewas, termasuk Suprayogi satu guru SMK Lingga Kencana.

Sebelum tewas,  Suprayogi sempat menyampaikan pesan terakhir kepada adiknya yang bernama Zaenal Arifin.

"Ada tapi saya enggak sadar (itu pesan terakhir), dia memberi pesan tanggal 14 April kemarin 'tolong lah tengok rumahmu'," kata Zenal ketika ditemui di SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat Minggu (12/5/2024).

Zenal memiliki rumah yang lokasinya dekat dengan rumah Suprayogi.

Namun, ia kebanyakan menghabiskan waktu di Jakarta sehingga rumahnya itu kosong.

Ia tak menyangka, bahwa pesan yang disampaikan Suprayogi menjadi tanda-tanda kepergiannya hari ini.

Tak seorang diri, Suprayogi juga mengajak istrinya dalam kegiatan study tour itu.

Namun, kabarnya istri dari Suprayogi selamat.

"Katanya luka berat. Tapi, saya belum tahu persis, karena kita masih miss komunikasinya ini," terang Zaenal.

Anak Suprayogi juga sudah menuju ke Subang untuk melihat kondisi orangtuanya sejak tadi malam.

Baca juga: Kisah Pilu Mahesya, Siswa SMK Tewas Kecelakaan di Ciater, Berjuang Bekerja Demi Ikut Perpisahan 

Zaenal dan keluarga sampai saat ini masih menunggu informasi ke mana jenazah Suprayogi akan dibawa setelah tiba di Depok.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved