Waspada DBD! Kasusnya di Bandung Meningkat, Maret Sudah Capai 1741 Kasus
Kasus DBD pada 2024 angka kejadian mencapai 1856 kasus. Namun, di 2024 di minggu kedua Maret sudah mencapai 1741 kasus.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas kesehatan Kota Bandung mencatat terjadinya peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bandung dari tahun lalu.
Hal itu diungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes kota Bandung, Ira Dewi Jani di Balaikota, Senin (18/3/2024).
Menurutnya, kasus DBD pada 2024 angka kejadian mencapai 1856 kasus. Namun, di 2024 di minggu kedua Maret sudah mencapai 1741 kasus.
"Jadi, memang ada peningkatan kasus jika dibandingkan tahun lalu. Penyebabnya, karena kemarin kan fenomena El Nino musim kemaraunya panjang sekali, sedangkan nyamuk aedes aegypt tetap bertelur dan menempelkannya di dinding permukaan air. Saat kemarau kan, airnya surut, sedangkan telurnya bisa bertahan setahun lebih, dan saat masuk musim hujan permukaan air naik membuat si telur tadi terendam air. Begitu telurnya terendam dan menetas, jadilah nyamuk aedes aegypt dewasa yang menjadi penular virus dengue," ujarnya.
Baca juga: Tahun Ini 71 Penderita DBD di Jabar Meninggal Dunia, Ini Kabupaten dengan Jumlah Kematian Tertinggi
Dinkes kota Bandung pun menghimbau masyarakat untuk terus menerapkan program 3M, yang tak sekedar menutup dan memanfaatkan kembali, melainkan harus menguras pula.
"Harus diingat, telurnya menempel. Misalkan ditutup saja, maka begitu terkena air bisa menetas lagi, dan mesti dikuras minimal seminggu sekali," katanya.
Selain itu, Ira pun menyebut kegiatan fogging masih bisa dilaksanakan asalkan sesuai indikasi jika memang terbukti di daerah itu ada yang menderita DBD.
"Kalau ada yang menderita DBD pasti ada virus dengue-nya, kemudian kita harus melakukan penyelidikan epidemiologi untuk memastikan daerah tersebut ada enggak tempat-tempat perindukan nyamuknya. Jika ketemu lebih dari dua atau banyak tempat perindukan, maka bisa difogging," katanya seraya menegaskan minimal ditemukan dua kasus DBD untuk bisa lakukan fogging.(*)
Baca juga: Polsek Palasah Gandeng Puskesmas Waringin Majalengka Melaksanakan Fogging, Cegah DBD
Laga Persib Bandung vs Borneo FC Terancam Ditunda karena Keamanan, Polda Jabar Surati Ferry Paulus |
![]() |
---|
Foto-foto: Demo di Gedung DPRD Jabar Berlangsung sampai Malam, Rumah Aset MPR RI Hangus Terbakar |
![]() |
---|
Jadi Posko Darurat, Korban Demo di Bandung Dilarikan ke Unisba |
![]() |
---|
Momen Dedi Mulyadi Datangi Pendemo di DPRD Jabar, Mata Berair Hidung Memerah Efek Gas Air Mata |
![]() |
---|
Mega Travel Fair di Bandung, Ada Diskon Tiket Pesawat Hingga Hotel |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.