Hadir di Rekonstruksi Danu dan Yosep, Kompolnas Berjanji akan kawal Kasus Subang Sampai Tuntas

Kasus pembunuhan yang menewaskan Tuti Suhartini (52) dan Amalia Mustika Ratu (23), menjadi perhatian serius pihak Kompolnas.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Deanza Falevi
Tersangka kasus Subang, Yosep Hidayah memperagakan adegan di warnet saat rekonstruksi yang berlangsung Rabu (22/11/2023). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kasus Subang yang rumit dan pelik membuat Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ikut turun tangan mengawal penuntasan kasus yang terjadi pada 2021.

Hal ini terlihat saat Kompolnas menghadiri langsung jalannya rekonstruksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak Subang, Rabu (22/11/2023).

Kasus pembunuhan yang menewaskan Tuti Suhartini (52) dan Amalia Mustika Ratu (23), menjadi perhatian serius pihak Kompolnas.

Dalam keterangannya kepada awak media, Ketua Harian Kompolnas, Irjen Pur Benny Mamoto, berjanji akan mendorong kasus Subang segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk secepatnya disidangkan. 

Baca juga: "Jangan Takut Sama Pak Yosep", Warga Beri Semangat untuk Danu Saat Jalani Rekonstruksi Kasus Subang

"Persidangan akan membuka peran dari masing-masing tersangka sehingga kami berharap berkas kasus ini agar segera bisa dilimpahkan ke kejaksaan supaya bisa segera dibawa ke proses persidangan di pengadilan," kata Benny Mamoto, usai menghadiri Rekontruksi di TKP kasus Jalancagak, Rabu(22/11/2023) sore.

Kompolnas juga menanggapi jalannya proses rekontruksi, dan mengapresiasi Direskrimum Polda Jabar dan Pidum Kejati Jabar.

Menurut Benny, berkat mereka rekonstruksi dapat terlaksana dengan baik.

"Meski belum ada pengakuan dari tersangka,  penyidik akan menggunakan pendekatan saintific yang menunjukkan keterkaitan pelaku dengan hasil penyidikan. Sehingga itu menjadi acuan bagi hakim dalam mengambil keputusan," ujar Benny.

Baca juga: 4 Polisi yang Terindikasi Terlibat Kasus Subang Akan Ditangani Secara Khusus, Bisa Dipidana

Dalam rekontruksi Rabu siang, Benny melihat ada 95 adegan yang diperagakan dan terungkap motif utama Yosep Hidayah menghabisi nyawa istri dan anaknya.

"Motifnya sudah terungkap, Yosep kesal minta uang Rp30 juta, tak dikasih oleh Amel, sehingga terjadilah percekcokan hingga berujung pembantaian kepada anak dan istrinya," tutur Benny.

Menurut Benny, masalah uang ini menjadi pemicu kasus pembunuhan Ibu dan anak ini.

Dalam rekonstruksi itu, Benny pun meliihat Yosep ingin mengambil uang di kamar Amel, namun dihalangi Tuti sehingga terjadi pertengkaran dan Yosep memukul memakai golok dan selanjutnya memakai stik golf," katanya. 

Baca juga: Adegan Gotong Istri ke Alphard Bikin Emak-emak Emosi, Teriaki Yosep Saat Rekonstruksi Kasus Subang

Latar Belakang Kasus Subang

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menyita banyak perhatian masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved