Pemotor Berknalpot Bising dan Pelanggar Fatal Bakal Dirazia, Ini 5 Titik Operasi Zebra Lodaya di KBB

Sedikitnya lima titik di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat bakal jadi lokasi pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2022 mulai 3-16 Oktober

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
Dok Humas Polres Cirebon Kota
Ilustrasi - Sedikitnya lima titik di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat bakal jadi lokasi pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2022 mulai 3-16 Oktober 2022 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sedikitnya lima titik di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal dijadikan lokasi pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2022 pada 3-16 Oktober 2022.

Di lima titik tersebut, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi bakal menyasar para pelanggar roda dua maupun roda empat, baik yang melakukan pelanggaran ringan maupun berat.

Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Sudirianto mengatakan, ke lima titik yang bakal dijadikan lokasi Operasi Zebra Lodaya 2022 tersebut yakni Alun-alun Cimahi, Leuwigajah, Cimareme, Padalarang, dan Lembang.

"Operasi Zebra Lodaya 2022 itu bakal dilaksanakan di lima titik Kota Cimahi dan Bandung Barat. Sesuai arahan pimpinan dilaksanakan selama 14 hari," ujarnya saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jumat (30/9/2022).

Dia mengatakan, lima titik tersebut dijadikan lokasi Operasi Zebra Lodaya karena kerap terjadi kemacetan dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas, sehingga untuk para pelanggar bakal langsung diberikan tindakan.

"Daerah Cimareme dan Padalarang itu daerah rawan macet dan kecelakaan. Kalau Lembang memang jadi tujuan wisata. Untuk Alun-alun Cimahi dan Leuwigajah juga sama seperti itu," kata Sudirianto.

Baca juga: Catat! Satlantas Polres Sukabumi Akan Gelar Operasi Zebra 2022, Langgar Hal Ini Akan Ditindak Tegas

Khusus untuk di Lembang, kata dia, pihaknya akan menyasar kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot bising, termasuk bikers yang biasa melaksanakan sunday morning ride (Sunmori) saat akhir pekan.

"Untuk di Lembang, sasarannya motor berknalpot bising yang biasa Sunmori pada hari Sabtu dan Minggu karena memang mengganggu ketertiban," ucapnya.

Sudirianto mengatakan, untuk sasaran di empat titik lainnya, yakni kendaraan overload, pengendara motor berbonceng tiga, tidak memakai helm, dan tidak membawa kelengkapan surat berkendaraan.

"Termasuk pelanggar fatal lainnya seperti yang melawan arus. Tujuannya untuk menekan potensi kecelakaan di jalan raya dan mendisiplinkan pengendara," ujar Sudirianto.

Selama pelaksanaan Ops Zebra Lodaya 2022, pihaknya juga bakal lebih mengedepankan penindakan humanis dengan diawali peneguran terhadap pengendara yang melanggar.

Baca juga: Polisi di Tasikmalaya Memutilasi Knalpot Bising Hasil Razia, Agar Tak Bisa Digunakan Lagi

"Cara bertindak awal kita melakukan teguran terlebih dahulu dan edukasi secara elektronik dan secara langsung pada masyarakat dari sekarang. Nanti saat pelaksanaan Ops Zebra Lodaya baru kita tindak tegas jika masih banyak pelanggar," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved