Kuasa Hukum Doni Salmanan Yakin Menang di Persidangan Setelah Banyak Saksi Pelapor dan Korban Absen

Kuasa hukum Doni Salmanan optimis menang di persidangan setelahnya saksi korban atau saksi pelapor banyak yang tak hadir dalam persidangan.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Ikbar Firdaus Nurahman, kuasa hukum Doni Salmanan, yakin kliennya menang dengan banyaknya saksi pelapor yang tak hadir di persidangan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahamad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kuasa hukum Doni Salmanan optimis menang di persidangan setelahnya saksi korban atau saksi pelapor banyak yang tak hadir dalam persidangan.

Persidangan Doni Salmanan terkait kasus binary option Quotex akan digelar di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kabupaten Bandung, Kamis (15/9/2022).

Sebelumnya, sidang yang dengan agenda pemeriksaan saksi yang dijadwalkan padapada Senin (12/9/2022) terpaksa ditunda karena saksi pelapor tak hadir.

Menurut Ikbar Firdaus Nurahman, kuasa hukum Doni, saksi pelapor banyak mengeluarkan keterangan yang samar atau tidak jelas di persidangan saat dipertanyakan oleh majelis hakim dan jaksa penuntut umum.

"Saksi pelapor mengaku rugi banyak di dalam trading dari mulai jutaan, puluhan juta, dan sampai ratusan juta," kata Ikbar saat sihubungi melalui pesan singkatnya, Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, mereka tidak bisa memberikan bukti yang konkret dan valid di dalam persidangan. 

Baca juga: Kasus Doni Salmanan, JPU Gagal Hadirkan 10 Saksi, Sidang Ditunda, Begini Kata Pengacara Doni

"Saya sebagai kuasa hukum sangat khawatir kepada saksi pelapor yang memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan," kata Ikbar.

Ikbar menjelaskan, saksi sudah menyatakan bahwa ketika terjun ke dunia trading sudah tahu tentang risiko trading.

"Saksi bisa mendapatkan uang dan kehilangan uang juga, saksi sudah mengerti akan risiko tersebut," kata Ikbar.

Ikbar memaparkan, saksi pelapor juga menjelaskan, tidak ada paksaan untuk saksi melakukan trading binary option Quotex di bawah link afiliasi terdakwa. 

Saksi juga bisa melakukan trading, kata Ikbar, tanpa menggunakan link affliasi Doni Salmanan.

Doni Muhammad Taufik atau Doni Salmanan saat menjalani sidang secara daring di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kamis (11/8/2022).
Doni Muhammad Taufik atau Doni Salmanan saat menjalani sidang secara daring di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kamis (11/8/2022). (Tribun Jabar/ Lutfi AM)

"Saksi juga menerangkan bahwa tidak ada paksaan juga saat melakukan trading bareng di dalam grup Doni Salmanan. Semua keputusan ditanggungjawabkan oleh saksi sendiri," katanya.

Ikbar mengatakan, saksi tidak menyetor dana ke dalam rekening terdakwa Doni Salmanan saat melalukan deposit akun Quotex-nya.

"Saksi menyetorkan dana ke pihak Quotex-nya langsung, bukan kepada terdakwa Doni Salmanan atau Doni Muhammad Taufik," tuturnya.

Baca juga: Tiga Saksi Kembali Dihadirkan dalam Kasus Doni Salmanan, Dipertanyakan Majelis Hakim

Saksi pelapor juga menjelaskan, kata Ikbar, bahwa saat melakukan trading pernah untung dan bisa menarik dananya di website Quotex.

"Saksi tidak pernah mengalami hilang saldo tiba-tiba atau scam," katanya.

Selain itu, kata Ikbar, dengan banyaknya saksi yang tak hadir di persidangan membuat pihaknya optimistis bisa memenangkan persidangan.

"Yakin bisa menang karena saksi pelapor banyak yang tak hadir dan tak jelas," ucapnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved