Breaking News:

Pelaku Kasus Subang Menguji Kejelian Polisi, Tapi Polisi Yakini Satu Hal yang Sudah Teruji

Kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya Tuti di Subang pada 18 Agustus 2021 belum terungkap. Pelaku menguji polisi

Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Dwiki Maulana
Tim dari Bareskrim Polres saat di TKP kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021) 

TRIBUNJABAR.ID,SUBANG- Kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya Tuti di Subang pada 18 Agustus 2021 belum terungkap.

Hingga Selasa (12/10/2021) atau hari ke 55 kasus Subang, Polres Subang bersama Polda Jabar dan Bareskrim Polri masih bekerja.

Dalam kasus ini, pelaku menguji keuletan dan kesabaran polisi dalam menangani kasus perampasan nyawa Amalia ini.

Bagaimana tidak, sejak hari pertama penemuan mayat Amalia dan Tuti di bagasi Toyota Alphard, serangkaian penyelidikan oleh polisi sudah dilakukan. Polisi benar-benar diuji oleh pelaku dalam kasus Subang ini. 

1. Olah TKP dan Mencari Alat Bukti

Di hari pertama, polisi melakukan olah TKP. Polisi juga mencari sidik jari di setiap sudut rumah. Di dalam rumah, kondisinya berantakan.

Dari bagian depan hingga belakang serta garasi tak luput dicek oleh polisi. Termasuk di dalam bagasi mobil.

Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan korban meninggal dunia akibat dipukul menggunakan papan penggilasan untuk mencuci baju.

Baca juga: Setelah Bohong Jadi Korban Begal, Ineu Garut Bisa Jadi Bohong Lagi Pinjam Rp 20 Juta jadi RP 25 M

Pada saat olah TKP, petugas menemukan papan penggilasan tersebut sudah berlumuran darah.

"Tadi juga kami menemukan barang bukti alat papan penggilasan untuk mencuci baju jenis kayu," ucap AKBP Sumarni pada 18 Agustus 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved