Sabtu, 2 Mei 2026

Dialami Tukul Arwana, Ini Hal-hal yang Bisa Memicu Stroke, Termasuk Terlalu Banyak Lakukan Hal Ini

Stroke terjadi ketika pembuluh darah membawa darah ke otak terhalan, menyebabkan kurangnya oksigen di otak.

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
shutterstock
Illustrasi stroke. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Melansir rd.com, stroke membunuh lebih banyak warga Amerika Serikat (AS) setiap tahunnya dibandingkan diabetes dan hipertensi dikombinasikan.

Ini adalah beberapa hal dalam kehidupan sehari-hari yang perlu diawasi.

Dikutip dari Halodoc, stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati.

Baca juga: Tukul Arwana Disebut Kena Stroke Gara-gara Divaksin Covid-19, Dokter Bantah, Ini Penjelasan Lengkap

Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik.

Stroke adalah kondisi gawat darurat yang perlu ditangani secepatnya, karena sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit.

Tindakan penanganan yang cepat dan tepat dapat meminimalkan tingkat kerusakan otak dan mencegah kemungkinan munculnya komplikasi.

Penyebab stroke

Stroke terjadi ketika pembuluh darah membawa darah ke otak terhalan, menyebabkan kurangnya oksigen di otak.

Hal ini bisa menyebabkan kerusakan otak bahkan kematian.

Stroke pada lansia menurun, tapi tingkat di antara orang dewasa di bawah 45 tahun meningkat sampai 43% antara 2000 dan 2010 di Amerika, seperti mengutip penelitian di jurnal American Heart Association.

Baca juga: Semangat Imas yang Tak Pernah Padam, Sudah 53 Tahun dan Sakit Stroke Tapi Tetap Ikut Ujian PPPK

Hal ini kemungkinan karena meningkatnya kolesterol yang tinggi, diabetes tipe 2 dan penggunaan obat terlarang.

Ciri klasik stroke termasuk wajah turun, lengan lemas, dan kesulitan berbicara.

Merokok, kelebihan berat badan, ada risiko stroke di keluarga menjadi penyebab utama yang meningkatkan risiko stroke seseorang.

Namun tidak hanya penyebab kesehatan itu, ada beberapa penyebab lain di kehidupan sehari-hari yang membuat Anda tidak sadar bisa terserang stroke kapan saja.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved