Rabu, 15 April 2026

Lewat Gerakan SPRIN dan Fun Walk, POGI Ajak Peduli Kesehatan Ibu dan Anak

POGI menegaskan, kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu  dan anak di Indonesia dan Asia

Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok POGI
SPRIN FUN WALK - SPRIN Fun Walk menjadi rangkaian acara The Asia &  Oceania Federation of Obstetrics & Gynaecology (AOFOG) Executive Board Meeting (EBM) dan Action  Plan Meeting (APM) 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Perkumpulan Obstetri dan  Ginekologi Indonesia (POGI) mengambil langkah strategis dengan menjadi tuan rumah AOFOG Executive Board Meeting (EBM) dan Action  Plan Meeting (APM) 2026
  • POGI menegaskan, kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu  dan anak di Indonesia dan Asia
  • SPRIN (Selamatkan PeRempuan INdonesia), sebuah gerakan nasional yang  berfokus pada penguatan edukasi, layanan, dan perlindungan kesehatan perempuan di setiap tahap  kehidupan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di tengah masih tingginya angka kematian ibu dan bayi serta tantangan  kesehatan reproduksi di kawasan Asia-Oceania, termasuk Indonesia, Perkumpulan Obstetri dan  Ginekologi Indonesia (POGI) mengambil langkah strategis dengan menjadi tuan rumah The Asia &  Oceania Federation of Obstetrics & Gynaecology (AOFOG) Executive Board Meeting (EBM) dan Action  Plan Meeting (APM) 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, diselenggarakan juga SPRIN Fun Walk yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana  meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya kesehatan perempuan.

Forum regional ini menjadi  momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas negara dalam menghadapi isu kesehatan  perempuan yang semakin kompleks dan mendesak. 

Kegiatan hari ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan pada 10–12 April  2026 di Shangri-La Hotel, Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi AOFOG, pengurus dan anggota  POGI, serta praktisi dan akademisi obstetri dan ginekologi dari berbagai negara. Rangkaian acara sendiri mencakup welcoming dinner, executive board meeting, action plan meeting, hingga kegiatan  sosial dan budaya yang dirancang untuk mempererat jejaring profesional sekaligus mendorong  pertukaran pengetahuan. 

Acara secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG(K), MPH, FRANZCOG (Hons), Ketua  Umum POGI, bersama Dr. John Tait, President AOFOG. Serta dihadiri oleh perwakilan Kementerian  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Dra. Siti Nia Nurhasanah  Sjarifudin. Penyelenggaraan forum ini juga mencerminkan strong leadership POGI dalam menginisiasi  kolaborasi lintas negara, sekaligus melakukan kolaborasi pentaheliks yang melibatkan 5 stakeholder  utama yaitu pemerintah, akademisi, sektor swasta, organisasi, dan media. 

Dalam sambutannya, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG(K), MPH, FRANZCOG (Hons), Ketua Umum  POGI menegaskan, kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu  dan anak di Indonesia dan Asia.

“Forum ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara POGI dan  AOFOG untuk mendorong peningkatan kesehatan reproduksi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di  Asia secara keseluruhan. Tantangan seperti stunting, kematian ibu dan bayi, hingga kanker serviks bukanlah isu yang bisa diselesaikan secara mudah, dibutuhkan kolaborasi kuat antara organisasi  profesi dan pemerintah,” ujar Prof. Budi. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi program  strategis POGI, yaitu SPRIN (Selamatkan PeRempuan INdonesia), sebuah gerakan nasional yang  berfokus pada penguatan edukasi, layanan, dan perlindungan kesehatan perempuan di setiap tahap  kehidupan.

“Melalui forum ini, kami ingin meningkatkan awareness bahwa kesehatan perempuan  adalah tanggung jawab bersama. Kami juga mendorong penerapan evidence-based medicine dalam praktik klinis serta penyusunan rencana aksi yang konkret dan aplikatif di tingkat regional, dalam  meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi,” tambahnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Rohana Haththotuwa, Secretary General AOFOG, juga  menyampaikan apresiasinya terhadap POGI atas penyelenggaraan fun walk dan forum ini secara  keseluruhan.

“AOFOG sangat bangga dapat berkolaborasi dengan POGI dalam menyelenggarakan  kegiatan ini. Forum ini menjadi wadah penting bagi para ahli untuk saling berbagi pengalaman dan  memperluas wawasan dalam menghadapi tantangan klinis maupun kebijakan kesehatan di masing masing negara. Kami juga akan terus mendukung inisiatif POGI, termasuk program SPRIN,” ujarnya. 

Dra. Siti Nia Nurhasanah Sjarifudin, Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan  Perlindungan Anak (KemenPPPA), menilai inisiatif POGI melalui SPRIN sebagai langkah progresif yang  perlu diperkuat secara nasional.

“Kami sangat mendukung SPRIN sebagai gerakan nasional yang  berperan penting dalam meningkatkan kesadaran publik dan edukasi kesehatan perempuan. Kegiatan  kolaboratif seperti ini diharapkan mampu mendorong perubahan nyata, karena ketika kita mendidik  perempuan, kita sesungguhnya sedang membangun bangsa (when we educate women, we educate a  nation),” ungkapnya. 

SPRIN Fun Walk sendiri dirancang sebagai aktivitas informal namun tetap berdampak. Selain  mendorong gaya hidup sehat, kegiatan ini menjadi sarana interaksi antar peserta sekaligus media  untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya kesehatan perempuan melalui kampanye  SPRIN. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved