Breaking News:

Cerita Desa Penjual Gorengan di Sumedang, Kuasai Pasar Jakarta & Sekitarnya, Pulang Bawa Mobil Mewah

Di desa tersebut 70 persen warganya merupakan penjual gorengan di kota-kota besar.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Suasana Kantor Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (11/9/2021) petang. 

Namun, meski sejarahnya telah berlangsung lama, peningkatan taraf ekonomi yang betul-betul tampak itu justru sekarang ini. 

"Mungkin sejak 1965 sudah ada orang-orang yang meninggalkan kampung untuk berjualan. Dulu masih jualan berkeliling, tetapi yang betul-betul terasa berjualan itu membawa dampak baik perekonomian adalah kini," kata Kades. 

Idi bertutur, peningkatan ekonomi di antara para pedagang gorengan asal Jayamekar itu disebabkan karena kini para penjual gorengan bukanlah pedagang keliling, tetapi mereka yang sering mangkal di depan toko-toko ritel atau mini market.

Kesempatan untuk menguasai lapak itu pula yang menyebabkan para pedagang cepat menjadi kaya. 

Indikatornya, kata Idi, mereka yang telah pergi untuk berjualan gorengan itu bisa pulang ke desa lagi dengan membawa mobil mewah. 

Bagi pemerintah desa, tentu saja para penjual gorengan ini memberikan kebanggan tersendiri. Selain tidak perlu susah-susah mencari peluang pekerjaan bagi warganya, desa seringkali disubsidi oleh para penjual gorengan itu. 

Penjual gorengan asal Jayamekar memang menjaling ikatan di dalam sebuah kelompok. Paguyuban Pemuda Putra Pakuan namanya. Organisasi ini didirikan pada tahun 2018. 

Subsidi yang pernah diberikan adalah untuk pembangunan jalan sepanjang 3 kilometer. Meski Kades mengatakan perbaikan jalan itu dikolaborasikan pula dengan dana yang dimiliki Pemerintah Desa. 

"Anggota Paguyuban Pemuda itu mencapai 400 orang. Itu baru pemuda yang berjualan gorengan, belum lagi kalau dihitung yang tua-tuanya," kata Kades. 

Alih-alih memberikan stimulus kepada para pemilik lapak gorengan itu, Pemerintah Desa selain terbantu dengan subsidi perbaikan jalan, juga terbantu dengan adanya program Paguyuban seperti bantuan sosial bagi warga tak mampu serta renovasi masjid, dengan lima masjid telah selesai dibantu renovasinya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved