Cegah Risiko Tiga Kanker Mengerikan Ini Dengan Bumbu Dapur Andalan Ibu-ibu

Tiga kanker mengerikan yakni kanker otak, kanker paru-paru, dan kanker prostat bisa dicegah dengan rutin konsumsi bawang putih

Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA
ilustrasi kanker 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kanker masih menjadi penyakit mengerikan karena bisa berujung pada kematian. Penderita kanker juga harus menjalani sejumlah pengobatan.

Karena itu, akaan lebih baik mencegah sedini mungkinm agar terhindari dari penyakit kanker.

Ada banyak jenis kanker, diantaranya kanker paru-paru, kanker prostat, dan kanker otak.

Ada cara untuk mencegah tiga kanker mengerikan ini agar menjauh dari tubuh kita.

Baca juga: Makanan yang Mengandung 300 IU vitamin D, Berguna Turunkan Risiko Terkena Kanker Kolorektal

Caranya juga mudah yakni dengan rutin mengkonsumsi bumbu dapur andalan ibu-ibu untuk setiap masakan yakni bawang putih.

Merangkum dari Medical News Today, bawang putih telah digunakan di seluruh dunia selama ribuan tahun.

Catatan menunjukkan bahwa bawang putih digunakan ketika piramida Giza dibangun, sekitar 5.000 tahun yang lalu.

Manfaat bawang putih  manjur turunkan kolesterol dan tekenan darah.
Manfaat bawang putih manjur turunkan kolesterol dan tekenan darah. (Pixabay)

Richard S. Rivlin menulis dalam Journal of Nutrition bahwa dokter Yunani kuno Hippocrates (sekitar 460-370 SM), yang sekarang dikenal sebagai "bapak pengobatan Barat," meresepkan bawang putih untuk berbagai kondisi dan penyakit.

Hippocrates mempromosikan penggunaan bawang putih untuk mengobati masalah pernapasan, parasit, pencernaan yang buruk, dan kelelahan.

Baca juga: Tak Hanya Sedapkan Masakan, Ini 6 Manfaat Bawang Putih, Kurangi Risiko Kanker hingga Jaga Jantung

Dari Mesir Kuno, bawang putih menyebar ke peradaban kuno yang maju di Lembah Indus (Pakistan dan India barat saat ini). Dari sana, bawang putih pun menyebar ke Tiongkok.

Menurut para ahli di Kew Gardens, yakni pusat botani kerajaan Inggris, orang-orang India kuno menghargai sifat terapeutik bawang putih dan juga menganggapnya sebagai afrodisiak. Sepanjang sejarah di Timur Tengah, Asia Timur, dan Nepal, bawang putih telah digunakan untuk mengobati bronkitis, hipertensi ( tekanan darah tinggi ), TBC, gangguan hati, disentri, perut kembung, kolik, cacingan, rematik, diabetes, dan demam .

Saat ini, bawang putih banyak digunakan untuk beberapa kondisi yang berhubungan dengan sistem darah dan jantung, termasuk aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), kolesterol tinggi, serangan jantung, penyakit jantung korone, dan hipertensi. Bawang putih juga digunakan oleh beberapa orang untuk pencegahan kanker paru-paru, kanker prostat, kanker payudara, kanker perut, kanker dubur, dan kanker usus besar.

Baca juga: Bisa untuk Cegah Kanker Hingga Kesehatan Otak, Berikut Sederet Manfaat Daun Kucai

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Food and Chemical Toxicology menyarankan untuk mengonsumsi bawang putih mentah. Sebab, bawang putih yang telah dipanaskan dapat mengurangi kandungan anti-inflamasi yang ada di dalamnya.

Melihat sejarahnya, beberapa penelitian pun dilakukan untuk mengungkap manfaat bawang putih untuk kesehatan.

Dalam beberapa penelitian, bawang putih telah terbukti dapat bermanfaat untuk mengatasi beberapa kondisi medis berikut

Bawang Putih
Bawang Putih (Pagez)
Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved