Tak Bergejala, Penyakit Ini Kerap Terlambat Ditangani di Cirebon, Tahu-tahu Kena Stroke
Salah satu penyakit yang paling sering terlambat ditangani adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Tidak sedikit warga yang baru mendatangi dokter saat kondisinya sudah berat.
Bukan karena enggan berobat, melainkan karena penyakit yang diderita kerap tidak menimbulkan gejala sejak awal.
Fenomena ini disampaikan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) Cabang Cirebon terpilih periode 2025–2028, dr Mohamad Luthfi, saat diwawancarai, Sabtu (20/12/2025).
“Seringkali yang datang terlambat adalah penyakit yang gejalanya minim."
Baca juga: Gary Iskak Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan, Dulu Pernah Dikabarkan Meninggal Karena Penyakit
"Ada penyakit yang pada satu pasien bergejala, namun pada pasien lain justru tidak bergejala,” ujar dr Luthfi.
Ia menjelaskan, salah satu penyakit yang paling sering terlambat ditangani adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Penyakit ini kerap disebut sebagai penyakit senyap karena bisa berkembang tanpa keluhan berarti.
“Contohnya darah tinggi. Ada pasien yang tekanan darahnya meningkat lalu muncul gejala, sehingga mereka segera berobat."
"Tapi ada juga pasien yang tekanan darahnya sudah sangat tinggi namun tidak merasakan gejala apa pun,” ucapnya.
Akibatnya, banyak pasien baru datang ke fasilitas kesehatan ketika kondisi sudah berujung pada komplikasi serius.
“Mereka baru datang saat sudah terjadi komplikasi ke jantung, stroke atau serangan jantung,” jelas dia.
Selain hipertensi, diabetes mellitus atau kencing manis juga menjadi penyakit yang kerap luput terdeteksi sejak dini.
Gejala yang tidak dirasakan membuat pasien merasa sehat, padahal kerusakan organ telah berlangsung.
“Masalah diabetes juga sering tidak dirasakan pasien."
| Jalur Pantura Cirebon Mulai Normal, tapi Ribuan Rumah di Pangenan Masih Tenggelam Banjir Kiriman |
|
|---|
| Rumah di Kecapi Cirebon Terbakar setelah Banjir Surut, Dokumen Tanah Hangus |
|
|---|
| Kisah Sabar Bawa Truk Menuju Cirebon malah Terjebak 3 Jam akibat Banjir, Tak Bergerak sejak Subuh |
|
|---|
| Jalur Pantura Cirebon Lumpuh Akibat Banjir Luapan Sungai, Kendaraan Mengular Panjang |
|
|---|
| Produksi Beras Cirebon Tetap Melimpah di Tengah Perubahan Iklim, Surplus Sampai 67 Ribu Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/PAPDI-Cabang-Cirebon-terpilih-periode-20252028-dr-Mohamad-Luthfi.jpg)