Virus Corona di Jabar
REKOR BARU Covid-19, Hari Ini Tembus 29.745 Positif, Jawa Barat Sumbang Terbanyak Kedua Setelah DKI
Angka kasus harian positif Covid-19 pada Senin 5 Juli 2021 memecahkan rekor baru sepanjang sejak awal Indonesia ditemukan kasus Covid-19.
Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Berdasarkan data yang diterima, proyek infrastruktur yang dikurangi nilainya sebanyak 3 proyek, dengan nilai pengurangan sebesar Rp 20,5 miliar, dan yang dibatalkan sebanyak 11 proyek, dengan nilai sebesar Rp 124,4 miliar. Jadi totalnya Rp 144,9 miliar.
Baca juga: UPDATE Obat Covid-19, BPOM Keluarkan Izin Edar Darurat untuk Dua Obat Ini, Harus Resep Dokter
Jenis infrastruktur yang ditunda adalah pembangunan Creative Center, Pusat Budaya, Destinasi Pariwisata, Alun-Alun, dan Peningkatan Jalan.
"Selama Covid-19 ini kami harus menyeimbangkan neraca pembangunan dan neraca pengendalian pandemi. Sebelum Idulfitri di mana kita berhasil mengendalikan dengan PPKM Mikro semuanya berjalan sesuai rencana. Kemudian karena darurat ini, banyak dinamika-dinamika luar biasa," tuturnya.
Akhirnya beberapa hari lalu ia minta tim menyisir ulang proyek pembangunan. Jika ada proyek yang yang belum dilelang, proyek-proyek yang bisa ditunda pembangunannya di tahun depan, kemudian ada proyek-proyek yang bisa dikurangi volumenya, maka bisa direalokasikan anggarannya.
Baca juga: Kapan Harus ke Rumah Sakit Saat Isoman? Bila Saturasi Oksigen di Bawah 95% Segera ke Rumah Sakit Ini
"Ini akan mendampaki ekonomi, tapi itulah dalam situasi seperti ini ada urgensi yang lebih utama. Saya sangat bersimpati kepada tenaga kesehatan dan dokter yang kewalahan, kedua juga banyak curhatan lewat hape saya dan saya pantau di media sosial terkait isolasi-isolasi mandiri," katanya.
Mereka, tuturnya, kebingungan untuk memulihkan dirinya dan kesulitan mendapat biaya untuk membeli obat yang mungkin langka dan sebagainya.
"Memang akan mendapat perlambatan dari sebuah pemulihan ekonomi yang kita lakukan, tapi itu adalah konsekuensi yang harus kami lakukan karena keselamatan nyawa adalah utama," katanya.