Virus Corona di Jabar

REKOR BARU Covid-19, Hari Ini Tembus 29.745 Positif, Jawa Barat Sumbang Terbanyak Kedua Setelah DKI

Angka kasus harian positif Covid-19 pada Senin 5 Juli 2021 memecahkan rekor baru sepanjang sejak awal Indonesia ditemukan kasus Covid-19.

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Twitter BNPB
Angka kasus harian positif Covid-19 pada Senin 5 Juli 2021 memecahkan rekor baru sepanjang sejak awal Indonesia ditemukan kasus Covid-19. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Angka kasus harian positif Covid-19 pada Senin 5 Juli 2021 memecahkan rekor baru sepanjang sejak awal Indonesia ditemukan kasus Covid-19.

Data dari Kementerian Kesehatan RI yang dibagikan BNPB, hari ini tercatat ada 29.745 kasus positif Covid-19.

Provinsi Jawa Barat menyumbang berapa kasus baru?
Masih dalam data tersebut, Jawa Barat tercatat menyumbang 6971 kasus positif Covid-19.

Angka tersebut menjadikan Jawa Barat penyumbang kedua terbanyak setelah DKI Jakarta sebanyak 10.903 kasus.

Sebanyak 1.666 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh pada hari ini.

Baca juga: Stok Oksigen Medis Pasien Covid-19 di RSUD Kota Bandung Hanya Cukup Hingga Pukul 00.00

Kabar tidak menyenangkannya, ada 39 orang meninggal dunia karena Covid-19.

Secara nasional, hari ini ada 558 orang yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Ridwan Kamil batalkan Proyek untuk Beli Obat

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberhentikan 11 proyek pembangunan strategis tahun ini.

Anggarannya yang bernilai Rp 140 miliar tersebut kemudian dibelanjakan untuk kebutuhan obat-obatan dan suplemen makanan warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.

"Kami akan melakukan refokusing anggaran karena kami lihat juga yang isolasi mandiri-isolasi mandiri ini butuh dukungan dari kita, tidak hanya pasien Covid-19 yang ada di rumah-rumah sakit. Saya sendiri sudah memberhentikan 11 proyek infrastruktur, saya putuskan hari ini," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui siaran pers digital, Kamis (1/7).

Ridwan Kamil mengatakan pembangunan 11 proyek infrastruktur diberhentikan dan dananya senilai Rp 140 miliar digeser untuk diperbantukan kepada kedaruratan Covid-19, yaitu akan mensubsidi gratis obat-obatan dan suplemen untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Kematian Pasien Covid-19 di Bandung Meningkat Jika Oksigen Medis Terus Langka di Rumah Sakit

"Jadi ada banyak sekali masuk pesan ke saya, yang bingung mau makan dan minum obat atau suplemen apa, sehingga itu akan menjadi tanggung jawab kita," katanya.

Warga yang melakukan isolasi mandiri dan membutuhkan obat-obatan atau suplemen, katanya, bisa melaporkannya melalui aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat atau Pikobar.

"Sistem pelaporan mereka yang akan kita buka di Pikobar. Setelah itu kita akan mengirimkan bantuan obat gratis dan suplemen gratis, yang dananya kami ambil dari pemberhentian 11 proyek infrastruktur. Mudah-mudahan membantu penanganan yang sedang kita laksanakan di Jawa Barat," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved