Pengamat Sebut Kehadiran GoTo Bukan Ancaman, Tak Akan Mengarah ke Monopoli

Super ekosistem GoTo yang tercipta berkat kolaborasi bisnis antara Gojek dan Tokopedia dinilai tidak akan mendominasi pasar digital di Indonesia

Istimewa
Gojek dan Tokopedia resmi melakukan kombinasi bisnis yang setara dari sisi manajemen maupun struktur pengelolaan di dalam kesatuan Grup GoTo. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Super ekosistem GoTo yang tercipta berkat kolaborasi bisnis antara Gojek dan Tokopedia dinilai tidak akan mendominasi pasar digital di Indonesia. Aksi korporasi seperti itu justru dibutuhkan untuk menjadi jembatan bagi penguatan ekonomi digital Indonesia, terutama bagi sektor UMKM.

Kehadiran GoTo juga akan menciptakan daya saing ekonomi digital Indonesia dalam menghadapi serbuan produk-produk asing yang memanfaatkan platform digital asing. Contohnya Grup Shopee dan Grab, dua entitas asal China dan Malaysia yang juga agresif menggempur pasar Indonesia.

Kepala Center of Innovation and Digital Economy Indef, Nailul Huda, mengatakan kolaborasi Gojek dengan Tokopedia merupakan aksi korporasi biasa untuk saling mengisi dan memperkuat bisnis masing-masing.

Baca juga: Gojek dan Tokopedia Resmi Lakukan Kombinasi Bisnis dalam Grup GoTo

Melalui kolaborasi ini diharapkan pasar akan semakin meluas dan aktivitas ekonomi melalui ekosistem GoTo Group semakin efisien. Strategi yang dikembangkan GoTo akan memberikan banyak manfaat bagi sektor UMKM dan juga para konsumennya.

”GoTo ingin membentuk sebuah ekosistem yang paling komplit dan kompleks. Ketika sebuah perusahaan berhasil membentuk ekosistem kompleks dan variatif, dampaknya valuasi ekonominya akan meningkat. Dengan nilai valuasi yang tinggi dan ekosistem kuat maka fundamental bisnis GoTo juga makin kokoh,” ungkapnya melalui siaran digital, Jumat (21/5/2021).

Kekuatan fundamental diperlukan oleh semua perusahaan, termasuk GoTo Group untuk menjamin keberlanjutan bisnisnya dalam jangka panjang. Terlebih, kata Nailul, meskipun telah membentuk sebuah super ekosistem, GoTo harus tetap berkompetisi dengan para kompetitornya masing-masing.

Gojek, menurutnya, masih tetap harus berkompetisi dengan Grab dan munculnya aplikator ride-hailing lainnya seperti Bonceng, Anterin, Maxim, dan lainnya.

Begitu pun Tokopedia yang saat ini berkompetisi secara ketat di bisnis e-commerce, terutama dengan Shopee. Di luar itu masih ada pemain e-Commerce besar lainnya seperti Lazada, Bukalapak, JD.ID, Blibli, dan lainnya.

Dengan tingkat persaingan yang sangat terbuka tersebut maka kehadiran GoTo tidak serta merta akan menciptakan dominasi pasar. Menurut Nailul, terlalu jauh menyamakan kehadiran GoTo di Indonesia dengan dominasi Alibaba Group di China yang kemudian menciptakan monopoli.

Baca juga: Belanja Perawatan Tubuh dan Rumah Tangga Sangat Diminati Masyarakat Jawa Barat, Data Tokopedia

”Saya rasa (kolaborasi GoTo) tidak akan mengarah monopoli melainkan penguasaan pangsa pasar. Tidak akan terjadi monopoli seperti Alibaba walaupun semua perusahaan teknologi pasti ingin sebesar Alibaba. Untuk GoTo, kolaborasi ini akan meningkatkan kemampuan bersaing di tingkat ASEAN dan domestik yang akan semakin ketat,” katanya.

Pada hampir semua sektor industri khususnya di Indonesia selalu terdapat penguasa pasar dan tidak berarti terjadi monopoli.

Di industri produk tembakau misalnya, Gudang Garam menguasai 30 persen pangsa pasar namun tidak terjadi monopoli karena terdapat kompetitor besar seperti HM Sampoerna dan Djarum.

Begitu juga di industri otomotif baik roda empat maupun roda dua. Di pasar kendaraan roda empat misalnya, grup Astra berdasarkan data Gaikindo merupakan pemimpin pasar sekitar 51 persen pada 2020 namun tidak berarti melakukan monopoli karena terdapat pemain otomotif lainnya yang berkompetisi.

”Jadi ini strategi penguasaan pasar tapi jelas berbeda dengan monopoli karena tetap terjadi kompetisi,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved