Pangandaran Dibuka, Wisatawan Tempuh 3 Jam Ke Lokasi Tapi Diputar Balik, Pengunjung; Nyesek Banget
Beberapa pengunjung Wisatawan Pangandaran, ungkapan kekecewaannya seusai diputarbalik petugas gabungan
Penulis: Padna | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Beberapa pengunjung Wisatawan Pangandaran, ungkapan kekecewaannya seusai diputarbalik petugas gabungan di Bundaran Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
"Diputarbalikkan seperti ini, rasanya nyesek banget. Karena sudah jauh-jauh datang kesini (Pangandaran)," ujar Jaka (26) asal Berebes, Jawa tengah saat ditemui di sekitar Bundaran Emplak, Sabtu (15/5/2021).
Menurut Jaka, Ia harus putar balik karena kata petugas harus di Rapid dulu.
Baca juga: Tiga Pemuda Nekat Naik Sepeda Motor dari Subang ke Pangandaran, Kami Mau Piknik Bukan Mudik
Ia berangkat dari Berebes sekitar 3 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan motor.
Dan sebelumnya, dalam perjalanan Jaka belum ketemu penyekatan di tempat yang lain.
"Saya tahu Wisata Pangandaran dibuka makanya kesini. Tapi tahu-tahu seperti ini (harus putar balik), Saya pilih pulang," kata Jaka.
Sementara satu temannya masih sama asal Brebes, Ari (27) kalau aturannya harus diputarbalik Ia ikuti petugas, meskipun punya hasil Swab.
Baca juga: Rapid Test Secara Acak Akan Dilakukan pada Wisatawan, Pemda Pangandaran Sudah Sediakan 30 Ribu Alat
Ari punya hasil Swab, tapi karena teman-temannya tak membawa hasil Swab terpaksa Ia juga harus ikut pulang.
"Kita memilih kembali pulang, karena takutnya ketika sudah terhalang satu kali, nanti disana terhalang juga," kata Ari.
Apalagi saat di Rapid Test, Ia takut ada satu teman hasil Rapidnya positif dan pastinya harus kembali pulang