Rapid Test Secara Acak Akan Dilakukan pada Wisatawan, Pemda Pangandaran Sudah Sediakan 30 Ribu Alat
Selain wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik, rapid test secara acak pun akan dilakukan pada wisatawan.
Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Selain wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik, rapid test secara acak pun akan dilakukan pada wisatawan di Pantai Pangandaran.
Hal tersebut disampaikan oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Pangandaran, dr Yani Achmad Marzuki bahwa, Rapid Test secara random ini akan dilakukan karena ditakutkan ada wisatawan yang masuk dari zona merah.
Untuk itu, wisatawan yang datang ke Objek Wisata Pangandaran akan dicek identitas dirinya.
"Karena kita tidak ingin ketika adanya pengunjung wisatawan, klaster wisata muncul dan menjadi lonjakan baru," ujar Yani saat ditemui beberapa wartawan di pintu masuk pantai barat Pangandaran, Jum'at (14/5/2021).
Selain disiplin prokes, lanjutnya, tidak ada persyaratan tertentu untuk para wisatawan masuk ke objek wisata Pangandaran.
Namun, Persiapan untuk Hari Lebaran, Pemda Pangandaran sudah menyediakan Rapid Test.
"Rapid Test yang disediakan bagi para wisatawan, khususnya dari zona merah yaitu sebanyak 30 ribu Rapid Test."
Baca juga: Hari Kedua Lebaran, Bandung Zoological Garden Ramai Pengunjung
"Insyaallah untuk Rapid Test itu cukup di hari raya Idul Fitri dan hari libur sampai tanggal 24 Mei 2021," ucap Yani.
Dirinya berharap, dengan dibukanya Objek Wisata Pantai Pangandaran, tidak menjadikan adanya klaster wisatawan.
"Karena kita, antisipasi betul hal-hal itu sampai terjadi," katanya.
Baca juga: Belasan Kendaraan Luar Plat Bandung Raya Diputar Balik di Gerbang Tol Soroja, Ternyata Mau Berwisata