Breaking News:

Coffee Break

Coffee Break Tribun Jabar Minggu Ini: Serigala Penyendiri Bernama Zakiah Aini

MENDENGAR kabar seorang perempuan muda menyerang kantor polisi sendirian, tiba-tiba saya ingat anak perempuan pertama saya.

Coffee Break Tribun Jabar Minggu Ini: Serigala Penyendiri Bernama Zakiah Aini
istimewa
Hermawan Aksan, Wartawan Tribun Jabar

Oleh Hermawan Aksan

MENDENGAR kabar seorang perempuan muda menyerang kantor polisi sendirian, tiba-tiba saya ingat anak perempuan pertama saya.

Usia mereka tidak berselisih jauh. Perempuan itu lahir pada 1995 dan anak saya pada 1996.

Sampai sekarang saya menganggap anak saya masih anak-anak dan di mata saya dia masih kekanak-kanakan—saya masih ingat suatu hari di bulan Ramadan ketika anak saya lahir, malam-malam tatkala saya bergantian dengan istri saya menjaganya, pagi-pagi saat saya menggendongnya jalan-jalan di sekitar rumah, sore-sore berhujan sewaktu dia menyanyikan “Kodok Ngorek” dengan riang di pangkuan ibunya di sepanjang jalan naik sepeda motor, dan seterusnya.

Baca juga: Coffee Break Tribun Jabar Minggu Ini: Lawan Terus Rasialisme

Baca juga: Coffee Break Tribun Jabar Minggu Ini: Benci, Benar-benar Cinta

Saya membayangkan ayah Zakiah Aini, nama perempuan muda itu, mungkin sempat mengenang sang putri ketika bayi, anak-anak, masuk sekolah, dan seterusnya.

Mungkin si ayah mengenang sambil berurai air mata, saya—kita—tidak tahu.

Pada hari dan jam ketika anak saya masih berkonsentrasi dengan pekerjaannya di Jakarta, Rabu, 31 Maret 2021, Zakiah Aini mendatangi Mabes Polri. Menggunakan kerudung biru dan baju gamis hitam, Zakiah menodongkan pistol ke petugas kepolisian.

Ia sempat melepaskan beberapa tembakan, tapi akhirnya bisa dilumpuhkan dengan timah panas polisi. Jantungnya tertembus peluru yang membuat Zakiah tewas di tempat.

Saya menggeleng-geleng tak habis pikir.

Ketika anak saya masih senang membaca novel dan menonton drama Korea, dan ketika banyak perempuan seusianya masih gemar bercanda selain memain-mainkan ponsel di tangan mereka, bagaimana mungkin ada perempuan yang begitu nekat menyambangi markas besar polisi seorang diri dengan senjata di tangan?

Baca juga: Coffee Break Tribun Jabar Minggu Ini: Antara Kudeta Demokrat dan Kasus Nissa-Ayus

Baca juga: Coffee Break Tribun Jabar Minggu Ini: Blunder Itu Memang Menyakitkan!

Halaman
123
Penulis: Hermawan Aksan
Editor: Hermawan Aksan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved