Cerita Pendek
Cerpen Tribun Jabar Minggu Ini: Berai Bianglala
Seharusnya tiga hari lalu, Ahnaf, bapak Barnali, sudah pulang. Ia berjanji membawakan boneka sebagai kado ulang tahunnya yang kesepuluh.
Penulis: Hermawan Aksan | Editor: Hermawan Aksan
Madam datang. Memberi upah 300 taka kepada masing-masing pria. Nyawa Ahnaf hanya berharga sekitar 250.000 rupiah. Madam memerintahkan tiga pria membuang mayat Ahnaf di Sungai Padma. Dua pria lainnya diperintahkan membawa Barnali kembali ke biliknya.
Tubuh Barnali diseret. Seprai berlumur lumpur. Barnali memandang langit, teringat pelangi terakhir yang ia lihat.
***
*40.000 taka adalah sekitar tujuh juta rupiah.
Naning Scheid lahir di Semarang, 5 Juni 1980. Penulis berkebangsaan Indonesia, tinggal di Brussel sejak 2006. Bukunya: Melankolia – Puisi dalam Lima Bahasa (Pustaka Jaya, 2020), Novela Miss Gawky – Cinta Pertama Kirana (Pustaka Jaya, 2020). Cerpennya “Bulan Biru di Laut Flores” menjadi juara favorit Lomba Cerpen Sastra Pariwisata 2020 yang diselenggarakan oleh Yayasan Pustaka Obor dan Rayakultura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ars-longa-vita-brevis_20171111_214119.jpg)