Pilkada Kabupaten Bandung

H-1 Pencoblosan Pilkada Kabupaten Bandung, Atep: Tegangnya Seperti Final LSI 2014 Persib-Persipura

Ia mengakui keteganganya hampir sama ketika ia dihadapkan pada momen‎ final LSI 2014 saat timnya, Persib Bandung, berhadapan dengan Persipura

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Atep 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Calon Wakil Bupati Bandung dari pasangan calon nomor urut 2, Atep, yang berpasangan dengan Yena Iskandar Ma'soem, mengaku merasakan ketegangan pada hari sebelum pencoblosan Pilkada Kabupaten Bandung, Rabu (9/12/2020).

Ia mengakui keteganganya hampir sama ketika ia dihadapkan pada momen‎ final Liga Super Indonesia (LSI) 2014 saat timnya, Persib Bandung, berhadapan dengan Persipura‎. Saat itu, selama 90 menit, skor tetap 2-2. Tambahan waktu selama 30 menit tidak merubah kedudukan.

Hingga akhirnya, pertandingan dilanjutkan dengan penalti. Saat itu, Atep tidak jadi eksekutor penalti. Namun, ia merasakan ketegangan sangat luar biasa.

"‎Besok pencoblosan, saya akui tegang. Deg-degan. Apalagi ini baru buat saya. Ketegangannya hampir sama seperti saya di final LSI 2014. Nah, ini pencoblosan seolah-olah saya ada di situasi final LSI 2014. Kan kita tidak tahu akan seperti apa, cemas, deg-degan. Penasaran," ucap Atep saat dihubungi via ponselnya, Selasa (8/12/2020).

Meski begitu, untuk menyiasatinya, ia mengaku pasrah dan menyerahkan hasilnya pada kuasa Allah.

"Pasarahkan saja karena menang dan kalah ditentukan yang di atas. Ikhtiar sudah dilakukan, ya pasrahkan saja," ucap dia.

Atep dan Yena sendiri tidak mencoblos pada Pilkada Kabupaten Bandung karena keduanya tinggal di Kota Bandung. Namun, Atep dan Yena akan memantau pencoblosan dan penghitungan secara bersama.

Baca juga: Besok Libur Nasional, Menaker Ingatkan Perusahaan Bayar Uang Lembur Buat Pekerja yang Masuk Kerja

"Rencananya di rumah Bu Yena atau di Cileunyi. Ikut memantau pencoblosan dan memantau quick count," ujarnya.

Selama masa tenang Pilkada Kabupaten Bandung sejak Minggu 6 Desember, ia mengaku menyempatkan pulang ke Kabupaten Cianjur untuk bertemu orangtua.

"Kemarin masa tenang saya pulang dulu ke Cianjur, minta restu orangtua. Bagaimanapun restu orangtua itu manjur, saya ketemu sesepuh, saudara dan teman-teman. Saya juga memboyong mereka ke Bandung, disini, untuk ikut memantau pencoblosan besok," ucap Atep.

Baca juga: Pejuang Demokrasi Pilkada Sukabumi, Angkut Kotak Suara ke TPS Lewati Jalan Longsor di Atas Gunung

Hasil Quick Count Diketahui 9 Desember 2020

Pemilihan kepala daerah atau Pilkada Kabupaten Bandung 2020 dilakukan pada Rabu 9 Desember 2020.

Pada hari itu akan diketahui hasil quick count Pilkada Bandung 2020 atau hitung cepat sementara.

Siapa juara Pilkada Bandung 2020 versi quick count atau hitung cepat sementara akan diketahui, apakah Kurnia Agiustina-Sayogi Usman, Yena Iskandar Moseom-Atep, atau Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan.

Namun untuk keputusan akhir pasangan yang terlipih dalam Pilkada Bandung, acuannya adalah hitung resmi KPU Bandung.

Sebagai informasi, pasangan Kurnia Agustina-Usman didukung dua partai, Partai Golkar dan Partai Gerindra, dengan total 18 kursi.

Pasangan Yena Iskandar Masoem-Atep diusung oleh PDIP dan PAN dengan total 11 kursi.

Sedangkan pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan diusung oleh PKB, Nasdem, Demokrat, dan PKS dengan total kekuatan 26 kursi.

Baca juga: Jangan Panik, Bacalah Doa yang Dianjurkan Rasulullah SAW ketika Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Baca juga: NIH, Tata Cara Pencoblosan Pilkada Serentak Besok, Jangan Lupa Bawa Pena dari Rumah

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved