Pilkada Kabupaten Indramayu

2 TPS di Pilkada Indramayu 2020 Terdeteksi Masih Berstatus Rawan Bencana

Sebanyak 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari total 3.286 TPS di Pilkada Indramayu 2020 masih berstatus rawan bencana.

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni, Kamis (3/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sebanyak 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari total 3.286 TPS di Pilkada Indramayu 2020 masih berstatus rawan bencana.

Dua TPS itu berlokasi di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

"Sekarang hanya 2, kemarin kan ada 9. Tapi kita clear tadi malam, saya cek di Eretan Kulon bisa digunakan, sudah surut," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni kepada Tribuncirebon.com, Selasa (8/12/2020).

Ahmad Toni Fatoni mengatakan, jika hingga hari pencoblosan nanti kedua TPS itu tidak memungkinkan untuk digunakan, maka KPU akan melakukan pemindahan titik koordinat.

Titik koordinat baru itu akan menyasar lokasi yang lebih aman namun masih berada di sekitaran lokasi TPS yang bersangkutan.

"Misal di sini masih banjir, titik koordinatnya kita geser sekian meter," ujar dia.

Sedangkan untuk desa sebelah yang juga rawan bencana, seperti di Desa Eretan Wetan, disampaikan, Ahmad Toni Fatoni, kini sudah aman.

Di tempat terpisah, Kordiv Pengawasan Humas dan Hubungan Antar-Lembaga Bawaslu Kabupaten Indramayu, Supriadi mengakui, cuaca buruk menjadi salah satu potensi yang harus diwaspadai dalam pelaksanaan Pilkada Indramayu 2020.

Baca juga: H-1 Pencoblosan Pilkada Kabupaten Bandung, Atep: Tegangnya Seperti Final LSI 2014 Persib-Persipura

Bawaslu pun sudah mendeteksi soal potensi cuaca buruk tersebut.

Hasilnya didapat ada 2 desa, yakni Desa Eretan Kulon dan Desa Eretan Wetan di Kecamatan Kandanghaur yang berpotensi dilanda bencana, seperti banjir rob.

"Di Desa Eretan Wetan itu ada 18 TPS dan di Eretan Kulon 6 TPS yang rawan bencana," ujar dia.

Dalam hal ini, Bawaslu Kabupaten Indramayu menyarankan kepada KPU untuk melakukan perbaikan atau mencari TPS alternatif dengan memindah titik koordinat.

"Dengan catatan, luas TPS itu harus 10x8 meter, terkait ketersediaan space sendiri teknisnya kita lebih menekankan agar tempat itu bisa dilakukan jaga jarak, tidak masalah kalau bentuknya memanjang," ujarnya.

Baca juga: Besok Libur Nasional, Menaker Ingatkan Perusahaan Bayar Uang Lembur Buat Pekerja yang Masuk Kerja

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved