Di Vlog Youtube Pertamanya, Akbar Ucapkan Terima Kasih ke ''Gubernur Purwakarta'', Nih Video Lucunya

Muhammad Gifari Akbar alias Akbar beberapa hari ini menyita perhatian publik buntut dari foto viralnya

Penulis: Ichsan | Editor: Ichsan
AKUN YOUTUBE @Gipa Algipari
Akbar nge-vlog perdana di channel youtube pribadinya, akun @Gipa Algipari mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menolongnya. 

Foto Akbar tengah mengaji viral di media sosial saat membaca Alquran di Jalan Braga, Bandung.

Akbar sehari-hari bekerja sebagai pemulung. Ia tak mengira fotonya yang tengah mengaji itu beredar luas di media sosial.

Di foto itu, Akbar tengah berteduh di Jalan Braga saat turun hujan. Sambil membawa karung untuk memulung, Akbar membaca Alquran. Salah seorang warga mengabadikan kegiatan Akbar dan mengunggahnya di media sosial.

Sejak berumur 10 tahun, Akbar putus sekolah dari kelas 4 SD. Ia lantas memutuskan untuk berkelana. Sudah banyak daerah yang didatangi oleh Akbar. Ia bahkan sempat menginjakan kaki hingga ke Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Lampung.

"Awalnya dulu Akbar pergi ke luar kota itu untuk mencari ibu kandungnya. Anaknya juga enggak betah diam di rumah," ujar nenek Akbar, Uti (71) ditemui di rumahnya.

Foto Viral Muhammad Gifari Akbar
Foto Viral Muhammad Gifari Akbar (instagram awan_rozy)

Uti menyebut jika cucunya itu telah ditinggal ibu kandungnya sejak berusia 8 bulan. Saat itu, ibunya berkata akan bekerja ke Arab Saudi. Hingga kini, tak ada kabar dari ibu kandungnya.

"Sejak bayi, Akbar belum pernah ketemu ibu kandungnya. Makanya niat awal dia pergi dari rumah itu untuk mencari ibunya," katanya.

Ayah kandung Akbar telah menikah lagi. Akbar disebut Uti tak betah diam di rumah dan memilih berhenti dari sekolah.

"Setelah keluar sekolah itu, Akbar pergi dari rumah. Awalnya dia ngamen terus suka mulung juga sekarang," ucapnya.

Akbar pun kini tinggal bersama nenek dan kakeknya. Sejak enam tahun lalu, ia sering meninggalkan rumah berbulan-bulan. Jika kembali, hanya satu atau dua hari saja dia berada di rumah.

Meski tak hidup bersama nenek dan kakeknya, Uti berpesan agar Akbar tak lupa untuk beribadah. Salat dan membaca Alquran harus dilakulan walau berada di luar rumah.

Uti menambahkan, jika pergi dari rumah cucunya hanya bermodal pakaian di badan, karung untuk memulung, dan sebuah kitab suci Alquran.

"Dari dulu saya ajarin mengaji. Jadi waktu dia pergi dari rumah, pesan saya cuma jangan lupa untuk salat dan mengaji," ujarnya.

Muhammad Gifari Akbar (16), remaja yang bekerja sebagai pemulung tengah membaca Alquran di rumahnya di Kampung Sodong, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (5/11/2020).
Muhammad Gifari Akbar (16), remaja yang bekerja sebagai pemulung tengah membaca Alquran di rumahnya di Kampung Sodong, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (5/11/2020). (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved