Di Vlog Youtube Pertamanya, Akbar Ucapkan Terima Kasih ke ''Gubernur Purwakarta'', Nih Video Lucunya
Muhammad Gifari Akbar alias Akbar beberapa hari ini menyita perhatian publik buntut dari foto viralnya
TRIBUNJABAR.ID - Muhammad Gifari Akbar alias Akbar beberapa hari ini menyita perhatian publik buntut dari foto viralnya saat membaca alquran ketika berteduh dari hujan di pinggir Jalan Braga, Kota Bandung.
Dalam waktu singkat, nama Akbar mengemuka dan sejumlah pihak pun bersimpati kepada remaja yang berprofesi sebagai pemulung tersebut.
Sejumlah media massa pun berlomba untuk mengungkap dan memberitakan Akbar yang sempat menguras air mata menyusul kisah dibalik profesinya menjadi seorang pemulung.
Kedua orangtuanya telah bercerai saat dia masih kecil dan kini ia tinggal bersama kakek serta neneknya.
Akbar pun tak lupa kepada khalayak yang telah peduli kepadanya untuk berterimakasih, dengan mengunggahnya di channel youtube pribadinya dengan nama akun @Gipa Algipari .
Video perdana dari Akbar tersebut diberi judul "PENGUCAPAN TERIMA KASIH UNTUK SEMUANYA".
Mungkin publik atau netizen yang menontonnya, bisa maklum, selain tidak terbiasa untuk nge-vlog, tapi bisa mengerti maksud dari vlog yang dibikin Akbar tersebut.
Baca juga: Siap-siap Mobil Diderek Jika Sembarang Parkir di Kota Bandung, Parkir Liar Penyebab Macet
Selain mengungkapkannya dengan terbata-bata, jika diperhatikan dengan saksama, ada hal-hal lucu dari vlog perdana dari Akbar ini.
Semisal, menyebut "Gubernur Purwakarta", Ini maksudnya menyebut kepada sosok anggota DPR RI Dedi Mulyadi yang juga mantan bupati Purwakarta.
Seperti diketahui Dedi Mulyadi memberikan perhatian besar kepada Akbar.
Selain menawari untuk mengajar ngaji di kediamannya di Subang, Dedi juga bakal melantik Akbar sebagai direktur bank sampah di Lembur Pakuan Subang.
Tak hanya itu Dedi juga memberikan uang sebesar Rp 10 juta untuk modal usaha ayah Akbar.
Akbar pun telah bertemu dengan Dedi Mulyadi di Subang pada Kamis (5/11/2020) malam.

Tak Tahu Difoto oleh Orang Lain dan Viral di Media Sosial
Remaja 16 tahun asal Kampung Sodong, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut itu hingga kini jadi perbincangan di media sosial.
Foto Akbar tengah mengaji viral di media sosial saat membaca Alquran di Jalan Braga, Bandung.
Akbar sehari-hari bekerja sebagai pemulung. Ia tak mengira fotonya yang tengah mengaji itu beredar luas di media sosial.
Di foto itu, Akbar tengah berteduh di Jalan Braga saat turun hujan. Sambil membawa karung untuk memulung, Akbar membaca Alquran. Salah seorang warga mengabadikan kegiatan Akbar dan mengunggahnya di media sosial.
Sejak berumur 10 tahun, Akbar putus sekolah dari kelas 4 SD. Ia lantas memutuskan untuk berkelana. Sudah banyak daerah yang didatangi oleh Akbar. Ia bahkan sempat menginjakan kaki hingga ke Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Lampung.
"Awalnya dulu Akbar pergi ke luar kota itu untuk mencari ibu kandungnya. Anaknya juga enggak betah diam di rumah," ujar nenek Akbar, Uti (71) ditemui di rumahnya.

Uti menyebut jika cucunya itu telah ditinggal ibu kandungnya sejak berusia 8 bulan. Saat itu, ibunya berkata akan bekerja ke Arab Saudi. Hingga kini, tak ada kabar dari ibu kandungnya.
"Sejak bayi, Akbar belum pernah ketemu ibu kandungnya. Makanya niat awal dia pergi dari rumah itu untuk mencari ibunya," katanya.
Ayah kandung Akbar telah menikah lagi. Akbar disebut Uti tak betah diam di rumah dan memilih berhenti dari sekolah.
"Setelah keluar sekolah itu, Akbar pergi dari rumah. Awalnya dia ngamen terus suka mulung juga sekarang," ucapnya.
Akbar pun kini tinggal bersama nenek dan kakeknya. Sejak enam tahun lalu, ia sering meninggalkan rumah berbulan-bulan. Jika kembali, hanya satu atau dua hari saja dia berada di rumah.
Meski tak hidup bersama nenek dan kakeknya, Uti berpesan agar Akbar tak lupa untuk beribadah. Salat dan membaca Alquran harus dilakulan walau berada di luar rumah.
Uti menambahkan, jika pergi dari rumah cucunya hanya bermodal pakaian di badan, karung untuk memulung, dan sebuah kitab suci Alquran.
"Dari dulu saya ajarin mengaji. Jadi waktu dia pergi dari rumah, pesan saya cuma jangan lupa untuk salat dan mengaji," ujarnya.
