Cerpen
Mulut yang Tidak Konsisten
SEBAGAI anggota Satpol PP, Rudi harus bergelut dengan beragam masalah, mulai pedagang kaki lima, prostitusi, anak jalanan, penyegelan, dan lain-lain.
**
SETELAH semua siap, surat perintah sudah ditandatangani oleh pimpinannya, para petugas lapangan juga lengkap, serta undangan sudah dikirimkan pada dinas terkait, maka siang itu Rudi berangkat dengan tim seperti biasanya.
Walau sudah terbayangkan bakal kejadian seperti apa dan Rudi merasa sudah melaporkan sebelumnya, ternyata tetap saja kewalahan.
Mobil tim kerjanya diadang sesaat sebelum sampai ke lokasi. Tiba-tiba terjadi pelemparan. Tim Rudi dikepung dari berbagai sudut. Tak terelakkan, anggotanya banyak yang terluka kena lemparan.
Bahkan Rudi pun diturunkan dari kendaraan dinasnya. Dijambak seragamnya. Diseret ke sudut trotoar dan kena hantam berkali-kali hingga tak sadarkan diri.
**
BESOK harinya, atasannya memanggil Rudi. Rudi terpaksa datang walau masih nyeri.
Rudi masuk ke ruangan dan duduk.
"Dari setiap tugas dan kegiatan harusnya kamu menimbang, mana yang sekiranya bisa kita lakukan, mana yang tidak!" atasannya begitu saja memberi simpul yang menyakitkan.
Astaga! Ingin Rudi menghantam mulut yang tidak konsisten itu.
Tapi daripada lepas kendali, Rudi segera berdiri. Tanpa basa-basi dia cepat keluar ruangan lagi.
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ketua-klub-gosip_20180901_205324.jpg)