Cerpen

Mulut yang Tidak Konsisten

SEBAGAI anggota Satpol PP, Rudi harus bergelut dengan beragam masalah, mulai pedagang kaki lima, prostitusi, anak jalanan, penyegelan, dan lain-lain.

Editor: Hermawan Aksan
Ilustrasi Cerpen Ketua Klub Gosip 

Kemudian dilengkapi jadwal pelaksanaan penyegelan, para petugas serta undangan kepada pihak terkait.

"Jangan ada yang tertinggal. Camat, Koramil, Kapolsek, dan Lurah kita undang," kata Rudi mengingatkan.

**

BESOK harinya seorang staf Rudi masuk ke ruangannya dengan tergopoh-gopoh.

"Minimarket itu milik seorang bos besar, Pak!" katanya ngos-ngosan.

Yang dia maksud bos besar itu tentu bukan bos biasa. Rudi sudah tahu hal itu. Terbayang bakal seperti apa kalau kegiatannya terus dipaksakan sekarang-sekarang.

Tapi, sesuai dengan petunjuk atasan, apa pun akan dia lakukan sesuai perintah.

"Terus, apa lagi yang kamu tahu?" tanya Rudi.

"Mereka merasa tersinggung," stafnya menambahkan.

"Mereka tahu banyak minimarket di kota ini yang belum memiliki izin, bahkan sampai sekarang tidak diurus izinnya, tapi mereka menganggap kita biarkan! Lalu kenapa yang ini dipermasalahkan?" tambah stafnya.

"Sudahlah, kita ikuti saja perintah pimpinan kita! Kita tetap lakukan penyegelan!" ujar Rudi tegas.

**

SEORANG pengurus sebuah LSM mengancam Rudi semalam via telepon genggam.

"Sekiranya mau perang, ayo. Situ punya pasukan. Aku pun banyak!" ancamnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved