Kisah Fajar Shiddiq, Mitra Pengemudi Tuli Pertama Taksi Online di Kota Bandung, Banyak Hal Unik

Keterbatasan bukan sebuah alasan untuk berpangku tangan. Setiap orang punya kesempatan, setiap orang punya hak untuk mencapai keinginan.

Kisah Fajar Shiddiq, Mitra Pengemudi Tuli Pertama Taksi Online di Kota Bandung, Banyak Hal Unik
Istimewa
Fajar Shiddiq, pengemudi tuli GrabCar asal Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Keterbatasan bukan sebuah alasan untuk berpangku tangan. Setiap orang punya kesempatan, setiap orang punya hak untuk mencapai keinginan.

Begitu pun dengan yang dilakukan Fajar Shiddiq, pemuda tuli asal Bandung ini ingin bekerja layaknya orang biasa.

Fajar, pemuda yang ramah senyum ini, tidak pernah mengeluh dengan keterbatasannya.

Gagal Ikuti Olimpiade Remaja Karena Isu Jantung Bocor, Cantika Buktikan Raih Emas di SEA Games 2019

Cerita Siti Aisah Saksikan Putrinya Windy Cantika Raih Emas SEA Games, Sempat Terdiam Saat Momen Ini

Meski tidak bisa mendengar, Fajar tahu dia masih memiliki kemampuan agar hidupnya mandiri.

Oleh karena itu, dia selalu berusaha bekerja untuk menghidupi diri sendiri dan membantu perekonomian orang tuanya.

Menyambut Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2019, kisah Fajar bisa jadi inspirasi bagi kita.

Fajar yang kini berusia 27 tahun adalah salah seorang mitra pengemudi GrabCar di Bandung.

Sebelum bergabung dengan Grab, dia pernah bekerja di butik selama satu tahun. Dia bertugas memotong kain dan semacamnya.

Namun, karena merasa tidak cocok dan penghasilannya terasa kurang, dia memilih berhenti.

Setelah keluar, Fajar mencari pekerjaan di tempat lain. Namun, dia selalu ditolak. Bahkan, selama satu tahun dia tidak memiliki pekerjaan.

Halaman
1234
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved