Gagal Ikuti Olimpiade Remaja Karena Isu Jantung Bocor, Cantika Buktikan Raih Emas di SEA Games 2019

Menurut Ketua PABBSI Jabar, Maman Suryaman, mojang cantik asal Kabupatem Bandung, Windy Cantika Aisah harusnya bisa mengikuti Olimpiade Remaja 2018

Gagal Ikuti Olimpiade Remaja Karena Isu Jantung Bocor, Cantika Buktikan Raih Emas di SEA Games 2019
Instagram @windycantika11/Tim Indonesia SEA Games 2019
Windy Cantika Aisyah, peraih medali emas SEA Games 2019 di cabor angkat besi di kelas 49 Kg 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lifter muda cantik ini sempat gagal mengikuti Olimpiade Remaja 2018 di Argentina karena diisukan ada masalah pada jantungnya, tapi kini berhasil membuktikan diri dengan meraih medali emas di SEA Games 2019, Manila, Filipina.

Menurut Ketua PABBSI (Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia) Jawa Barat, Maman Suryaman, mojang cantik asal Kabupatem Bandung, Windy Cantika Aisah harusnya bisa mengikuti Olimpiade Remaja 2018, tapi mungkin belum nasibnya.

"Padahal targetnya saat itu meraih medali emas, Cantika dipulangkan selama satu bulan dari Pelatnas, dengan alasan jantung bocor, tentu itu tidak teliti (itu salah) buktinya sekarang (menjadi juara SEA Games 2020)," ujar Maman, saat dihubungi Tribun Jabar, Senin (2/12/2019).

Profil Windy Cantika Aisah Peraih Medali Emas SEA Games 2019 Lifter Putri,Terinspirasi dari Sang Ibu

Kisah Mengerikan Peraih Emas SEA Games Windy Cantika, Mobil Ditabrak Hingga Hancur dan Hampir Mati

Lifter Indonesia, Windi Cantika sedang berlatih di GOR PABBSI Jawa Barat, di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (18/8/2019).
Lifter Indonesia, Windi Cantika sedang berlatih di GOR PABBSI Jawa Barat, di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (18/8/2019). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Maman mengatakan, dengan dipulangkan dari Pelatnas anak ini punya ambisi, punya tekad kuat membuktikan.

"Kalau punya penyakit jantung bocor, ya dari kecil dulu, tapi sampai sekarang tidak ada masalah," kata dia.

Maman menceritakan, sebetulnya ibu dari Cantika merupakan atlet angkat besi juga, Cantika mulai menggeluti angkat besi sejak kecil mengikuti kakaknya.

"Awalnya dia ikut-ikutan kakaknya, kelas 6 SD mulai dibina saya, ada pertandingan diikutkan dan saya ikutin tes PPLP saat dia SMP kelas satu dan dia masuk," ucap Maman.

Cerita Siti Aisah Saksikan Putrinya Windy Cantika Raih Emas SEA Games, Sempat Terdiam Saat Momen Ini

Kisah Mengerikan Peraih Emas SEA Games Windy Cantika, Mobil Ditabrak Hingga Hancur dan Hampir Mati

Siti Aisah, ibu Windy Cantika Aisah, lifter asal Kabupaten Bandung yang meraih emas SEA Games.
Siti Aisah, ibu Windy Cantika Aisah, lifter asal Kabupaten Bandung yang meraih emas SEA Games. (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Selama 5 tahun, kata Maman, Cantika sangat tekun berlatih dan dengan adanya PPLP, pembinaan atlet angkat besi sangat terbantu.

"Anak ini dibandingkan yang lain lebih tekun. Orang kuat bisa kalah sama yang tekun, contohnya batu ditetesi air terus menerus," ujar dia.

Maman yang sudah mulai membina Cantika sejak kelas 6 SD, mengaku dirinya hanya perantara saja yang menentukan usaha atlet itu sendiri dan Tuhan yang mengabulkan. 

"Dari awal sudah saya prediksi Cantika (akan berprestasi) tinggal menunggu waktu dan momennya," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved