Meski Gunung Tangkubanparahu Masih Erupsi, Orchid Forest dan Grafika Cikole Tetap Buka

, Terminal Wisata Grafika Cikole, Orchid Forest, Wisata Hutan Pinus Pal 16, dan Cikole Jayagiri Resort

Meski Gunung Tangkubanparahu Masih Erupsi, Orchid Forest dan Grafika Cikole Tetap Buka
istimewa
Wisata Hutan Pinus Pal 16 di lahan Perhutani. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  - Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bandung Utara memastikan, tempat wisata yang berada di lahan Perhutani masih aman untuk dikunjungi meski saat ini Gunung Tangkubanparahu masih erupsi.

Tempat wisata yang berada di lahan Perhutani itu di antaranya, Terminal Wisata Grafika Cikole, Orchid Forest, Wisata Hutan Pinus Pal 16, dan Cikole Jayagiri Resort yang memang lokasinya tak jauh dari Gunung Tangkubanparahu.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Komarudin, mengatakan, hingga saat ini tempat wisata yang berada di lahan Perhutani itu masih tetap buka meskipun status Gunung Tangkubanparahu Level II Waspada.

"Tempat wisata yang ada di lahan kami masih tetap buka karena jaraknya 5 kilometer, rekomendasi jarak aman kan masih 1,5 kilometer," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Jumat (16/8/2019).

Kasus Video Vina Garut , Polisi Kembali Tetapkan Tersangka, Sudah 3 Tersangka, 2 Lagi Masih Diburu

Komarudin mengatakan, alasan masih membuka tempat wisata tersebut karena selain jaraknya masih aman, pihaknya juga harus memikirkan masyarakat banyak, khususnya untuk menjaga perekonomian pengelola agar tetap berjalan.

"Tapi kami akan tetap mengikuti rekomendasi dari PVMBG, kalau kata mereka harus tutup, ya kita akan ikuti demi keselamatan pengunjung," katanya.

Atas hal tersebut, pihaknya juga rutin memberikan informasi terbaru kepada para pengunjung terkait kondisi Gunung Tangkubanparahu agar mereka merasa tenang ketika berkunjung ke tempat wisata tersebut.

Desa Pasirayu di Majalengka Bakal Punya Lapangan Sepak Bola, Sudah Dinanti Warga Sejak Lama

"Kita memberikan informasi apa adanya karena banyak pengunjung yang menanyakan kondisi Gunung Tangkubanparahu, termasuk menyampaikan informasi dari PVMBG," ujar Komarudin.

Informasi tersebut, lanjutnya, memang harus disampaikan kepada para pengunjung agar mereka memiliki pilihan, apakah akan tetap datang ke tempat wisata di lahan Perhutani atau tidak jadi berkunjung.

"Informasi itu sangat penting untuk disampaikan, sehingga kami selalu memberikan informasi kepada para pengunjung," ujarnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved